Reynhard Sinaga, Biadab Pemerkosa Berantai

Usai sudah ingatan tentang kejinya aksi Ryan Jombang 12 tahun silam. Sang penyuka sesama jenis yang tak punya urat takut memutilasi korban nya dan lari menggondol materi. Bulan pertama tahun ini jagat media kembali diberikan makanan serupa, namun kali ini tidak sekeji Ryan. Adalah Reynhard Sinaga, ulah cabul nya memperkosa total 190 pria di Inggris harus berbuah Hukuman Seumur Hidup. Mampus.

Reynhard tercatat sebagai WNI yang memilih mengenyam pendidikan lanjut di Inggris usai menyelesaikan S1 di Universitas Indonesia. Kedatangan manusia terjahat ini di tanah Britania sudah sejak 2007 untuk mengenyam S2 di Manchester. Mulai 2011 dirinya menetap di apartemen pusat kota tersebut.

Modus operandinya sang bajingan dengan menawarkan apartemen yang ia sewa sebagai tempat singgah. Korban yang terbujuk mau diperangkap lewat tawaran alkohol bercampur senyawa bius Gamma-hydroxybutyrate (GHB). Kala obat bereaksi dan korban tersungkur tidur, Reynhard melakukan aksi biadabnya. Gilanya, beratus aksi si biadab ini kerap diabadivideokan melalui ponsel genggamnya.

Sedikit tentang zat kimia GHB yang jadi amunisi bius Reynhard. Obat bius tersebut memberikan sensasi kantuk hingga kehilangan kesadaran, halusinasi, peningkatan gairah seks, lumpuh, dan yang paling parahnya menyebabkan amnesia pada pengonsumsinya.

Rata-rata korban nya pria Kaukasian berusia belia. Reynhard mencari calon korban nya dengan berkeliling ke klub malam dan bar di sekitar apartemen. Permainan nya terendus setelah salah satu korban manusia paling sadis ini melawan dan berhasil lolos dengan membawa ponsel sebagai barang buktinya.

Pada pengadilan dirinya berkelit, dalih Reynhard semua perbuatan nya di dasari suka-sama-suka. Sayangnya dirinya harus diam kala bukti rekaman video aksi si predator busuk diputar, jadi saksi dosa dari semua perbuatan. Untuk pikiran dan tindakan biadabnya, masa kurungan seumur hidup jadi bayaran kontan.

Kasusnya merupakan serial pemerkosaan terburuk sepanjang sejarah Inggris dengan jumlah korban yang begitu masif. Kepolisian sedikit kesulitan, mayoritas korban memilih bungkam karena trauma dan malu. Beberapa yang berani bersuara menyumpah Reynhard. Semoga Reynhard mati dalam keadaan busuk di neraka, ujar mereka.