Paduka Mesum Itu Bernama Dedy Susanto

Dedy Susanto merupakan wujud kanibal akhir zaman yang menyamar sebagai psikolog tanpa liver. Dia cabik semua korban melalui tipu rayu kelas amatir, demi cicipan serta sentuhan tubuh, atas nama kesembuhan.

Sudah dikenal publik penderita sakit hati regional Indonesia sejak awal 2014, lalu sempat pula mengisi salah satu acara bincang-bincang ranking pertama, Kick Andy, untuk membeberkan kepiawaiannya dalam hal meneduhkan penyakit jiwa.

Dia kerap kali mengadakan seminar di segala sudut kota-kota besar, yang selalu dipenuhi para pengikutnya, dan berhasil mereguk sukses baik secara materi maupun penambahan peserta.  Berduyun-duyun tim patah hati dan geng “hancur semangat” membanjiri kegiatan terapi jiwa versi si Dedy Psikolog Masa Kini, dan beribu-ribu ucap terima kasih terhadapnya tertuang dalam ratusan testimoni yang bisa kita lihat lalar lilir di seluruh platform media sosial. Hebat.

Saya sempat mengikuti programnya di pertengahan 2018, karena penasaran terhadap materinya yang konon dapat menenteramkan kenelangsaan dalam waktu singkat. Kala itu uang pendaftarannya terbilang agak mahal, sekitar 700 ribuan. Namun berhubung keingintahuan saya lebih besar daripada pemikiran “Hemat Pangkal Kaya” nya, saya tetap beranjak ke acara Mr. Dedy yang begitu diyakini akan berlangsung dengan khidmat dan berapi-api.

Sesampainya di sana, saya telat sekitar 15 menit, namun pemandangan kesedihan dan nangis-nangis Obbie Mesakh sudah terasa menyengat di dada. Agak sedikit menyesakan, namun membuat volume keingintahuan saya kian berdegup.

Benar saja, tak lama kemudian terapi jiwa tersebut sontak menjadi ajang desah-desah isak tak berguna, di mana Dedy Susanto mengeluarkan ucap-ucap fana hipnotisisasi penuh mantra sastra, yang terdengar menggelikan, seperti lenguhan seorang gadun penuh birahi. Anda dapat membuktikannya sendiri di video-video unggahannya, yang tertebar di Instagram maupun YouTube.

Dedy Susanto kena batunya oleh Revina VT yang berkoar perihal kebejatan Psikolog Ugal-Ugalan tersebut. Feed serta IG Story Revina serta para pendukungnya penuh oleh tangkap layar para korban Dedy Sang Predator Pemburu Meki. Secara sporadis pasukan Selebgram menghabisi Dedy, melalui ulur estafet konten yang diuntai dengan beringas pun sistematis. Dari buzzer ke buzzer, akun gosip ke media gosip, hingga tercipta akun-akun haters yang didedikasikan untuk Dedy Susanto.

Memang, rumus untuk menjadi seorang penjahat kelamin itu tidak pernah ada teori pastinya. Namun Dedy salah strategi. Sangat. Selamat menikmatinya, Dedy.