Teror Baru Pasca Banjir : Penyakit, Binatang dan Serangga

Keruh air dan bau menyengat menjadi pemandangan umum Jakarta beberapa hari ke belakang. Usainya, manusia sibuk berbenah di antara puing-puing dan rongsok barang bekas banjir, lalu para hewan pengerat, serangga, sekaligus melata liar, beranjak mencari sarang baru. Kotoran nya tertinggal pada penampungan air, membawa bakteri beracun yang menjadi terror baru pasca musibah.

Tanpa bermaksud menyebabkan takut, kontaminasi bakteri-bakteri tersebut merupakan penyebab wabah baru. Leptoporosis, Diare, Infeksi Kulit hingga ISPA jadi salah empatnya. Dan cukup menjadi teror bagi para korban pasca-banjir.

Leptoporosis bersumber dari bakteri leptospira interrogans. Bakteri yang disebarkan lewat urine atau darah tikus. Penularan nya biasanya melalui luka pada kulit ataupun makanan yang terkontaminasi oleh air tercemar. Penyakitnya akan menyerang sistem pencernaan, hingga menimbulkan sakit kepala, nyeri otot hingga demam.

Belum lagi penyebaran virus lewat serangga. Teror demam berdarah yang di bawa nyamuk Aedes Aegypti ini menjadi momok menyeramkan. Genangan air bekas banjir menjadi lahan subur sang nyamuk berkembang biak. Juga jangan lupa teror para gerombolan kecoa dengan bakteri Pseudomonas Aeruginosa yang dibawanya, penyebab utama infeksi saluran kemih dan masalah pencernaan lain nya.

Belum habis ingatan, beberapa minggu sebelum banjir menerpa, Jakarta juga diserang teror ular kobra yang populasinya meningkat. Seiringan dengan banjir yang menerpa, ular kobra menjadi momok paling menakutkan selain penyakit. Ada juga binatang melata lain nya seperti kelabang dan lintah yang tentunya cukup menyebalkan saat ditemui.

Upaya pencegahan dan mengembalikan lagi kebersihan adalah kunci utamanya. Bersih-bersih usai dilanda banjir adalah keharusan yang harus dijalani demi menunjang kesehatan. Air banjir yang mengendap, sisa lumpur hingga pembersihan perabot yang terandam wajib di lakukan. Selain itu, mengobati luka luar dengan alkohol penting pula dilakukan untuk menghindari infeksi bakteri dan celah masuk virus-virus.

Tidak lupa juga pengembalian imunitas seusai banjir panjang, kekurangan bahan makanan dan pasokan air bersih tentunya berdampak. Konsumsi vitamin dan anti-bodi dirasa perlu untuk mengdetox virus yang masuk kedalam tubuh. Tetap sehat!