Minum Bir Terlalu Sering Bisa Sebabkan Perut Buncit?

Bir adalah salah satu minuman yang mungkin paling berhasil diciptakan oleh tangan manusia. Karena dari anak muda sampai opa tua, bisa sangat suka meminum bir di berbagai suasana. Bir juga seperti menjadi simbol kebebasan dari segala bentuk kekangan dalam hidup. Tapi apakah benar minum bir terlalu sering bisa menyebabkan perut buncit?

Jika menelusuri sejarahnya, zaman dahulu bir digunakan sebagai minuman obat. Hal itu terlihat dari tulisan kuno yang disinyalir dibuat pada tahun 1600 sebelum Masehi, berisi tentang 100 resep pengobatan menggunakan bir. Resep itu juga pernah digunakan oleh Newcastle Brewery di Inggris untuk dijadikan 1000 botol bir yang diberi nama Tuthankhamun Ale.

Secara umum, bir hanya terbuat dari empat bahan utama, yaitu ragi, tanaman hop, gandum, dan air. Takaran nya tergantung dari kebutuhan, dan takaran bahan-bahan itu lah yang nantinya akan menentukan kenikmatan, aroma, dan kekuatan alkohol yang terkandung dalam bir.

Tapi apakah minum bir terlalu sering bisa menyebabkan perut buncit? Apakah orang-orang zaman dulu yang suka mengkonsumsi bir sebagai obat juga mempunyai perut buncit?

Michael Jensen, seorang ahli edokrin dan peneliti obesitas dengan Mayo Clinic di Rochester, New York, menjelaskan bahwa banyak faktor yang menyebabkan perut buncit. Salah satunya terlalu banyak kalori yang dikonsumsi. Bir atau minuman alkohol lain bisa mempengaruhi, tapi bukan faktor utama.

“Secara umum, asupan alkohol dikaitkan dengan pinggang yang lebih besar, karena ketika Anda minum alkohol, hati membakar alkohol, bukan lemak.” ungkap Michael.

Kebuncitan pada perut bisa terjadi atau bertambah jika ketika meminum bir dibarengi dengan memakan makanan yang berkalori tinggi, seperti junk food, kacang-kacangan, cemilan keripik, atau gorengan. Tapi yang harus digaris bawahi adalah, bir bukan penyebab tunggal perut menjadi buncit.

Lalu, bagaimana caranya jika ingin rutin mengkonsumsi bir tanpa harus takut perut menjadi buncit atau beer belly? Mudah saja. Pertama, atur jumlah gelas atau botol bir yang ingin diminum per hari nya. Kedua, jangan mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak dan kalori selagi meminum bir. Ketiga, perbanyak olah raga dan atur pola makan.

Mengurangi konsumsi bir juga bukan ide yang buruk, malahan hal tersebut bisa membantu menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.