Mencoba Memahami Betapa Mahalnya Sepeda Lipat Brompton

Saat fase kenormalan baru mulai didengungkan, banyak orang menyambutnya dengan suka cita. Kembali diizinkannya aktivitas luar rumah memunculkan fenomena baru di masyarakat. Menjamurnya olahraga sepeda saat ini menjadi tren yang kembali diminati. 

Tren ini membuat sepeda menjadi barang yang paling dicari saat ini, imbasnya harga sepeda pun melonjak tinggi. Salah satu yang mencuat adalah merek Brompton yang dikenal mahal. 

Sejak virus corona dan kebijakan PSBB diterapkan, kegiatan bersepeda menjadi salah satu hal yang paling diminati oleh masyarakat. Olahraga tersebut dianggap menjadi opsi teraman bagi mereka yang ingin berolahraga namun tetap terhindar dari virus. Selain itu, dikuranginya transportasi umum juga menjadikan sepeda sebagai moda transportasi alternatif. Tak hanya di Indonesia, banyak negara yang turut merasakan tren bersepeda di masa pandemi saat ini. 

Tren bersepeda ini menimbulkan kehebohan baru di tengah masyarakat. Banyak yang membagikan dokumentasinya saat mengendarai sepeda di media sosial. Sontak bersepeda menjadi gaya hidup baru yang menjadi perhatian publik. Di antara semua kehebohan itu, kenaikan harga sepeda produksi Brompton menjadi hal yang banyak diperbincangkan.

Terkenal dengan harganya yang mahal, kini sepeda produksi merek asal London Inggris itu memiliki harga yang meningkat tajam di pasaran. Tak jarang ditemui penjual yang mematok harga tak wajar bagi sebuah sepeda lipat premium tersebut. Padahal harga standar sepeda ini berkisar antara 27-35 juta rupiah. Namun saat ini banyak ditemui penjual brompton yang berani menjual produknya yang berkisar Rp 100 juta ke atas. Bahkan ada penjual yang menjual sebuah sepeda brompton seharga Rp 200 juta di salah satu toko online.

Lalu pertanyaannya, mengapa sebuah sepeda Brompton bisa dibanderol semahal itu?

Sepeda Brompton sempat menuai perhatian di 2019 lalu, tepatnya saat kasus penyelundupan yang melibatkan Direktur Utama Garuda Indonesia saat itu, Ari Akhsara. Kala itu sepeda lipat tersebut disandingkan dengan motor Harley Davidson yang menjadi alat bukti untuk menjerat bukti di kasus yang menghebohkan tersebut.

Sejak saat itulah merek Brompton menarik perhatian masyarakat. Bahkan terkuak bahwa sepeda tersebut adalah salah satu merek sepeda yang memiliki harga sangat mahal. Bahkan Brompton juga memiliki komunitas yang cukup aktif di Indonesia. Dengan harganya yang tinggi, merek ini pun menawarkan beberapa keunggulan yang membuat Brompton dicintai oleh penggunanya.

Hal pertama yang membuat Brompton dihargai mahal karena proses pembuatannya. Sepeda lipat yang satu ini dibuat secara handmade. Dilansir dari kompas.com, Metode ini diyakini akan menghasilkan tingkat kerapihan dan keakuratan yang tinggi pada sepeda yang diproduksi. Keunggulan ini terasa ketika sepeda Brompton dilipat, para penggunanya dapat melipat sepeda lebih mudah dan nyaman untuk dibawa kemana saja.

Selain itu penggunaan material yang berkualitas turut mempengaruhi tingginya harga sepeda Brompton. Merek sepeda yang satu ini memiliki bahan titanium pada salah satu variannya yang membuat bobot sepeda menjadi lebih ringan dibandingkan varian lainnya. Pemilihan bahan inilah yang membuat Brompton memiliki build quality baik di setiap variannya. Hal terakhir yang membuat harga sepeda Brompton begitu tinggi adalah kekuatan mereknya di mata konsumen. Merek asal Inggris itu telah dipercaya sebagai penghasil sepeda dengan kualitas baik. Memulai kiprahnya sejak 1979, Brompton memiliki sejarah yang panjang di dunia sepeda. Maka dari itu Brompton dipandang sebagai merek yang memiliki eksklusivitas tinggi. Tak heran para pemilik Brompton memiliki gengsi yang tinggi.