Kala Kotoran Manusia Mampu Menyembuhkan Seorang Pria yang Mabuk

Kala Kotoran Manusia Mampu Menyembuhkan Seorang Pria yang Mabuk

Sensasi mabuk kadang menjadi menjadi dua mata pisau. Bisa jadi menyenangkan ataupun bisa juga membawa bencana. Keadaan mabuk yang tak terkendali dapat membahayakan seseorang. Seperti yang terjadi oleh seorang Pria di Amerika Serikat. Diketahui ia mengalami terus mengalami mabuk karena organ pencernaannya memproduksi alkohol sendiri. Kondisi ini pun mengganggu dirinya setiap harinya. Hingga ia pun menjalani pengobatan dengan kotoran manusia, yang uniknya mampu menyembuhkan pria tersebut dari mabuk.

Seorang pria di Amerika Serikat dilaporkan terus mabuk sepanjang hari meski dirinya tak mengonsumsi alkohol. Diketahui pria yang berumur 47 tahun itu merasakan gejala tersebut setelah menjalani pengobatan antibiotik. 

Dilansir dari Insider, setelah diteliti lebih jauh ternyata pria tersebut mengalami sindrom langka yang biasa disebut dengan auto-brewery syndrome. Istilah tersebut merupakan suatu keadaan ketika tubuh memproduksi alkohol di dalam usus. Mengetahui hal tersebut, dokter yang menangani pria tersebut merawatnya dengan pengobatan diet rendah karbohidrat dan memberikan resep obat anti jamur. Pengobatan tersebut biasanya efektif untuk mengobati kondisi tersebut.

Namun setelah pria itu menjalani pengobatan diet dan obat anti jamur, rupanya tak membantu untuk menangani gejala mabuknya. Bahkan ketika penyakitnya itu kambuh dengan hebat, ia kehilangan surat izin mengemudinya ketika menjalani pemeriksaan polisi secara acak.

Pengobatan Unik

Setelah menjalani sekian pengobatan, akhirnya pria tersebut berhasil sembuh karena menjalani pengobatan dengan dibantu dengan kotoran manusia. Meski terdengar aneh, pengobatan ini benar-benar terbukti ampuh untuk menyembuhkan gejala mabuk yang diderita pria paruh baya itu.

Diketahui pengobatan tersebut dimulai dengan pemindahan mikrobiota yang terkandung dalam kotoran ke dalam usus kecil si pria. Setelah menjalani pengobatan tersebut selama 34 bulan lamanya, ia pun akhirnya terbebas dari gejala mabuk yang menyusahkannnya itu. Pengobatan ini juga telah diabadikan dalam penelitian yang dipublikasikan oleh Annals of Internal Medicine.

Berhasilnya penelitian ini membuat peneliti yang terlibat merekomendasikan untuk tranplantasi kotoran manusia ini bisa dipertimbangkan untuk menyembuhkan gejala sindrom auto-brewery tadi. Jika nantinya penelitian tentang pengobatan dengan kotoran manusia ini digalakkan, bukan tak mungkin pengobatan tersebut menjadi hal standar untuk menyembuhkan penyakit langka itu.

Apa Sebenarnya Auto Brewery Syndrome

Kondisi auto brewery syndrome diketahui adalah kondisi dimana tubuh memiliki kandungan ragi yang mampu memproduksi alkohol. Jenis jamur tersebut kemudian memakan karbohidrat yang dikonsumsi seseorang. 

Ketika mengalami sindrom ini, pasien yang mengalaminya akan menjadi sangat mabuk karena kandungan alkohol dalam sistem pencernaan mereka, meski mereka tak meminum minuman beralkohol. Bahkan kondisi ini bisa membuat penderitanya akan memiliki kadar alkohol melebihi batas wajar dalam tubuhnya.

Dalam beberapa kasus yang dilaporkan, kondisi ini biasanya dialami oleh penderita diabetes karena kadar gula darah diyakini memicu produksi alkohol oleh ragi. Selain itu orang yang menjalani operasi saluran pencernaan atau yang baru saja menyelesaikan pengobatan antibiotik juga berpotensi mengalami sindrom langka yang satu ini.

Share this article :
Vantage Banner Ads