Kepergian Eddie Van Halen Yang Masih Ditangisi Penggemarnya

Memang, racun yang ditebar Eddie Van Halen kepada para fansnya berupa nada-nada fantastis yang sungguh sangat sulit dilupakan oleh mereka yang besar dengan berbagai album magis Van Halen.

Menghasilkan 12 album dengan beberapa vokalis, yaitu David Lee Roth, Sammy Hagar dan Gary Cherone, Van Halen menjulang tinggi menjadi salah satu band hard rock yang cukup diperhitungkan oleh publik musik hampir selama kurang lebih 4 dekade.

Komposisi-komposisi menggelegar yang tercipta dari sayatan gitar Eddie Van Halen selalu memukau. Why Cant This Be Love, Jump, Panama, Right Now, merupakan lagu-lagu yang paling sering terdengar dari unit metal asal Pasadena California ini di hampir seluruh stasiun televisi dan radio di dunia.

Eddie Van Halen juga gitaris keturunan Rangkasbitung Indonesia. Dalam beberapa wawancara, dia sempat menyebut nama negara kita dengan perasaaan bangga. Eddie Van Halen turut mendongkrak karir Michael Jackson melalui isian gitarnya di dalam salah satu lagu Michael yang paling terkenal di dunia, Beat It.

Eddie Van Halen sulit dicari penggantinya. Dia terlalu sakral. Teknik tapping yang dia ciptakan menjadi sebuah tren selama berpuluh-puluh tahun. Begitu pula dengan fashion kaos singlet putih, kemudian scarf yang dililitkan di leher, serta celana baggy warna warni yang menjadi ciri khasnya, adalah signature yang tidak dapat kita temukan pada gitaris lain.

Di Indonesia sendiri sudah banyak gitaris yang terinfluens permainan Eddie Van Halen. Magik-magik yang dia ciptakan di atas fret gitarnya merupakan salah satu anugerah terbaik dalam kancah musik rock. Selamat tinggal Eddie Van Halen, terima kasih untuk musikmu. Jutaan penggemar Anda begitu kehilanganmu.