Kabar Gembira Minggu Ini: Telkom akan Berhenti Memblokir Netflix

Perseteruan Netflix dengan perusahaan telekomunikasi pelat merah Telkom memang telah menjadi rahasia umum. Diblokirnya Netflix di seluruh jaringan Telkom Group pun seakan tak menemui titik temu. Namun kini, salah satu BUMN itu nampaknya sedikit melunak pada layanan video on demand terpopuler itu. Pasalnya desas desus pembukaan blokir Netflix oleh Telkom begitu kencang berhembus. Diperkirakan, kabar yang amat dinanti-nanti itu akan segera terwujud pekan ini. Semoga saja.

Kabar dibukanya blokir Netflix oleh Telkom ramai dibicarakan beberapa waktu ke belakang. Wacana tersebut mengemuka setelah petinggi perusahaan pelat merah itu menyatakan jika pemblokiran Netflix akan dibuka dalam hitungan minggu. Diyakini rencana pembukaan blokir tersebut akan terwujud pada awal Juli 2020. Artinya, semua pengguna layanan internet Indihome dan Telkomsel nantinya bisa menikmati konten Netflix.

“Kami sedang dalam proses bicara serius dengan Netflix, menuju ke arah sana, ke arah kami memperbolehkan pelanggan kami mengakses Netflix dari jaringan Telkom Group,” ujar Setyanto Hantoro selaku Direktur Utama Telkomsel dikutip dari kompas.com.

Pembukaan blokir Netflix oleh Telkom Group didasari beberapa alasan. Salah satunya adalah tersedianya fitur kontrol orang tua di layanan Netflix. Melalui fitur ini, orang tua atau pengguna lain bisa menggunakan PIN untuk mengunci profil dan filter konten. Fitur ini berfungsi untuk mengamankan profil agar tidak bisa diakses oleh orang lain yang menggunakan akun yang sama. Fitur tersebut sangat berguna untuk membatasi akses anak untuk melihat profil dan konten yang dilihat orang tuanya.

“Kami lihat Netflix sudah berubah, ada parental control, banyak bekerja sama dengan produsen konten lokal, ada takedown policy yang sudah lebih baik dari sebelumnya. Sehingga kami bersedia untuk membuka proses bicara dengan Netflix untuk membuka pemblokiran,” tambah pria yang kerap disapa Anto itu.

Kebijakan takedown policy sebelumnya disebut sebagai pengganjal utama Netflix di jaringan Telkom Group. Pembahasan tentang kebijakan tersebut sempat alot dan tak kunjung menemui titik temu. Telkom bersikeras meminta Netflix untuk mengadakan kebijakan takedown policy agar bersedia menurunkan tayangan dalam 24 jam apabila mendapatkan keluhan dari pelanggan.

Seperti diketahui, sejak kehadiran perdananya di tanah air pada 2016 silam. Netflix mendapatkan pemblokiran dari Telkom Group yang imbasnya tak bisa diakses oleh pelanggan Indihome dan Telkomsel. Pemblokiran ini pun akhirnya mendapatkan kecaman dari pelanggan Telkom Group yang menganggap jika perusahaan BUMN itu tak ingin Netflix menyaingi platform sejenis yang didukung seperti HOOQ dan Iflix.