Instagram Reels, Calon Pesaing TikTok Buatan Facebook

Kepopuleran TikTok kini telah merasuk ke seantero dunia. Aplikasi buatan China itu telah mengalahkan deretan media sosial lainnya. Pengembang aplikasi lain telah mencari cara untuk menyaingi TikTok, seperti yang dilakukan oleh Facebook baru-baru ini. Platform besutan Mark Zuckerberg itu baru saja meluncurkan fitur Instagram Reels yang memiliki fitur serupa dengan TikTok. Bahkan fitur tersebut telah dianggap sebagai pesaing utama TikTok dalam beberapa tahun ke depan.

Bebeberapa waktu ke belakang, TikTok menjelma jadi media sosial yang populer di dunia. Namun aplikasi ini terkena kebijakan cekal di Amerika Serikat imbas perang dagang melawan China. Melihat hal ini, Facebook menangkap peluang untuk menciptakan platform pesaing TikTok.

Dilansir dari New York Times, Instagram baru saja meluncurkan fitur baru bernama Reels. Sama seperti TikTok, Reels bisa memungkinkan pengguna untuk menyatukan video atau audio yang direkam dengan berbagai efek maupun filter unik. Setelah video Reels yang dibuat jadi, pengguna bisa dibagikan melalui fitur Instagram StoriesFeed, ataupun Direct Message.

Bila dibagikan melalui Instagram Stories, video Reels yang dibuat akan terpampang selama 24 jam dan kemudian hilang. Sedangkan jika dibagikan melalui Feed, konten video Reels akan tampil di halaman profil pengguna selayaknya konten foto atau video Instagram pada umumnya.

Pengguna juga bisa mengatur apakah videonya bisa lihat oleh para pengikutnya atau tidak. Jika diatur secara publik, maka video Reels yang dibuat akan bisa dicari oleh pengguna lain di halaman khusus Reels yang ada di bagian explore Instagram.

Fitur Instagram Reels sendiri diketahui telah dirilis di 50 negara secara serentak pada (5/8) lalu. Negara seperti Amerika Serikat, Britania Raya, Jepang, dan India menjadi negara yang telah dipastikan mendapat pembaruan fitur tersebut.

Waktu perilisan Instagram Reels sendiri dianggap tepat karena bertepatan dengan TikTok yang sedang terkena masalah di Amerika Serikat dan India. Seperti yang diketahui, kedua negara tersebut memang sedang bermasalah dengan negara asal TikTok, China. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump secara terang-terangan telah bersikap keras terhadap produk dan pabrikan asal China.

India pun juga melakukan hal yang serupa dengan TikTok. Pemerintah India menilai jika TikTok dan aplikasi asal China lainnya berpotensi mencuri segala informasi rahasia yang penting bagi pertahanan dan keamanan negara.