Mengenal Nenek Berumur 90 Tahun yang Jago Bermain Call of Duty

Permainan game mungkin lebih identik bagi mereka yang berusia masih muda atau produktif. Terlihat dari tren gamer masa kini yang mayoritas didominasi remaja ataupun dewasa awal. Namun kecenderungan ini tak berlaku bagi seorang nenek di Jepang. Wanita berusia 90 tahun itu dikabarkan aktif bermain game Call of Duty selama hampir empat dekade. Tak hanya itu, Ia pun kerap membagikan aktivitasnya di YouTube pribadinya. Luar biasa!

Seorang nenek asal Jepang bernama Hamako Mori diberitakan masih aktif menjadi gamer diusia senjanya. Wanita berusia 90 tahun itu kini rutin bermain Call of Duty, Grand Theft Auto (GTA), Resident Evil 3, dan game lainnya. Mori setiap harinya menghabiskan waktu sekitar tiga sampai empat jam untuk bermain game

Dikutip dari The Guardian, Mori juga aktif membuat konten melalui akun YouTube pribadinya. Akun miliknya yang bernama “Gamer Grandma” saat ini telah memiliki 358 ribu subscriber. Dalam wawancaranya, Mori mengakui jika dirinya telah rutin bermain game selama hampir 4 dekade, tepatnya 39 tahun.

“Saya bersemangat untuk bermain game setiap harinya. Hari-hari yang saya lalui dalam hidup begitu menyenangkan,” ujar Mori dikutip dari The Guardian.

Meski dirinya telah berusia senja, sikap keibuannya seketika hilang saat bermain game. Sikapnya berubah menjadi karakter yang sering dipakainya ketika memainkan Call of Duty yakni NieR: Automata. Kebiasaannya ini mengantarkan Mori meraih penghargaan Guiness Book of Record sebagai YouTuber gaming tertua di dunia.

“Dia selalu berusaha masuk ke pertandingan. Menurut saya, dia (Mori) sedikit berbeda di mana orang tua seusianya tidak begitu antusias dengan permainan game. Namun Nenek saya berbeda,” ujar Keisuke Nagao, cucu dari Hamako Mori.

Mori, dengan segala pengalaman di dunia gaming telah memainkan sekitar 200 judul sejak kali pertama bermain empat dekade silam. Konsol pertama yang dimainkannya adalah Cassette Vision, yang ia beli pada tahun 1981. Perangkat tersebut dibelinya setelah tertarik dengan obsesi anak-anaknya pada dunia gaming.“Anda dapat melakukan apa pun yang Anda inginkan dalam sebuah permainan, hal ini bisa menjadi motivasi dalam hidup,” tandas Mori.