Efek Mematikan Leluhur Penguasa Gotham

Wuhan di sorot dunia karena digadang-gadang jadi tempat lahirkan pandemic virus Corona. Sebuah virus yang lahir akibat pola konsumsi yang tak lazim pada binatang-binatang liar maupun pengerat yang menjadi induk dari penyakit zoonosis. Jika selama ini kita banyak menyalahkan tikus, nyamuk dan babi sebagai inang penyakit zoonosis, nyatanya kelelawar punya bahaya melebihi semuanya.

Kelelawar jadi satu-satunya binatang yang luput dari pandangan orang awan. Hidup binatang nocturnal ini dianggap sepele oleh banyak orang. Makanannya yang hanya buah dari pohon-pohon liar mungkin tidak terlalu merugikan masyarakat perkotaan, namun siapa sangka dari kotoran dan urine binatang pengerat satu ini ragam penyakit terkandung.

Tubuh mungilnya kelelawar punya 137 virus yang 61 diantaranya merupakan zoonosis. Setiap kelelawar juga jadi inang bagi 1,79 spesies virus zoonosis, angka ini lebih tinggi dari yang dibawa tikus yaitu 1,48 virus per spesies.

Kelelawar juga merupakan penyebab utama dari Rabies. Rabies ditularkan melalui interaksi dengan binatang ternak maupun peliharaan. Interaksinya bisa berupa gigitan maupun kotoran kelelawar yang tercampur dengan makanan binatang peliharaan atau ternak. Hal ini yang kemudian membuat binatang tersebut terkontaminasi Rabies yang lalu ditularkan ke manusia. Siklus satu ini kerap kali diabaikan.

Menurut penelitian yang dilakukan kelelawar juga jadi inang yang membawa wabah terkait SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) dan Ebola. Wabah-wabah yang kemudian jadi epidemic dunia dan memakan ribuan korban jiwa. Selain itu binatang satu ini punya umur yang lebih panjang dari spesies tikus. Kelelawar juga punya feses yang lebih kecil dari tikus, feses yang masih punya tanda tanya mengenai apa lagi virus yang terkandung di dalamnya.

Meski bukan binatang yang agresif dan cenderung menghindari manusia namun jangan sepelekan gigitan makhluk satu ini. Dalam beberapa kasus, gigitan kelelawar pada manusia dapat penyakit serius yang penanganannya kerap kali disepelekan. Gigitan kelelawar menyebabkan penularan Rabies yang menginfeksi dengan cepat dan memiliki tingkat kematian tinggi karena penanganannya yang kerap kali di acuhkan.