Vanews

Usai Gelar Pesta Kolam Renang, Wuhan Gelar Pesta Bir

Wuhan Beer Festival
Usai Gelar Pesta Kolam Renang, Kini Wuhan Gelar Pesta Bir

Kerinduan untuk menjalani kehidupan normal memang sudah sudah tak bisa dibendung lagi. Meski begitu, pandemi Covid-19 belum berakhir dan kewaspadaan harus tetap dijaga. Diantara semua kegelisahan itu, kota Wuhan kembali membuat sensasi. Setelah berhasil menggelar pesta kolam renang yang dipenuhi kerumunan orang, kota yang sempat menjadi episentrum Covid-19 itu membuat iri masyarakat dunia dengan menggelar pesta bir. 

Ribuan orang di kota Wuhan, China terpantau memadati sebuah festival bir yang telah berlangsung seminggu lamanya. Dilansir dari Daily Mail, festival bir tersebut dimulai pada akhir pekan lalu. Meski dipenuhi kerumunan, pengunjung yang hadir pada acara tersebut dilaporkan mematuhi aturan jaga jarak dan memakai masker.

Padahal sebelumnya kota Wuhan sempat menuai kontroversi karena menggelar pesta kolam renang yang dihadiri banyak orang. Jika melihat foto-foto yang telah tersebar luas, para pengunjung pesta tersebut sama sekali tak mematuhi protokol kesehatan dan terlihat seperti menghadiri festival di masa normal.

Kejadian itu seperti memberi pelajaran pada penyelenggara festival bir di Wuhan itu. Para pengunjung dilaporkan diharuskan menjalani pemeriksaan suhu dan keamanan dilakukan pada saat mendatangi venue acara. 

Festival bir tersebut diadakan untuk merangsang perekonomian hiburan malam di kota Wuhan. Di mana tempat-tempat makan, minuman, dan hiburan sudah berangsur di buka kembali. 

Officials said they are undergoing daily disinfection prior to the event and health workers are also monitoring the crowd
Salah satu potret pengunjung Festival Bir Wuhan. Sumber: Getty Images

Hadirnya festival bir tersebut begitu menarik animo masyarakat setempat. Distrik Dongxihu sebagai salah satu tempat penyelenggaraan acara tampak kewalahan setelah kedatangan banyak pengunjung.

“Kami tidak memilki cukup stok pada hari pertama, karena banyak tempat yang menyajikan bir dan makanan yang terjual habis hanya dalam waktu setengah jam. Jadi kami menggandakan stoknya pada keesokan harinya, dan stok kami tetap habis dengan cepat,” ujar Li Jiange, Wakil Kepala Biro Bisnis Distrik Dongxihu dilansir dari Daily Mail.

Para pejabat setempat juga menyatakan jika mereka menjalankan protokol kesehatan berupa desinfeksi venue setiap harinya sebelum acara dan menempatkan petugas kesehatan untuk memantau kerumunan pengunjung selama acara berlangsung.

Seperti yang diketahui sebelumnya, kota Wuhan sempat menjadi kawasan episentrum virus Covid-19 pada awal tahun 2020. Puncaknya di tanggal 23 Januari lalu, kota tersebu menerapkan kebijakan lockdown yang berlangsung selama 76 hari. Hasilnya tak ada kasus positif Covid-19 yang dilaporkan sejak pertengahan Mei lalu.

Melihat perkembangan tersebut, ibu kota Provinsi Hubei itu mulai melonggarkan pembatasan sosial dan membuka secara bertahap segala fasilitas umum dan membangkitkan sektor ekonomi yang sempat lumpuh.

Kredit foto: Nikkei Asian Review

Vantage

Imploding the Mirage : Awan Cerah dari The Killers

Previous article

WHO: Pandemi Covid-19 Akan Selesai Kurang dari 2 Tahun

Next article

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *