Terdapat Garis Tipis Antara Terapis, Pemandu Lagu, dan Teman Pendamping

Di pelbagai lokasi pemberi jasa pijat, nyanyi-nyanyi karaoke bahagia sejahtera lahir batin, dan teman pendamping waktu alkohol Anda, seringkali ada tawaran lebih lainnya dari tempat bersangkutan, seperti bantuan jasa ahli terapis, teman untuk bernyanyi, dan rekan perempuan yang akan memberi kepuasan di dalam penghabisan waktu senggang kalian pada Karaoke Massage & Spa yang sedang dikunjungi.

Dari situ terdapat garis tipis terhadap masing-masing sebutan. Jika terapis dapat melakukan pekerjaan pendampingan dalam hal tamu bernyanyi, mengapa tidak sekalian saja keduanya dipanggil dalam satu sebutan? Misal ‘Si Nona Manis Serba Bisa’. Juga terhadap pemandu lagu yang bisa diajak jadi teman minum, mengapa terhadap profesi tersebut pola pikir para pria yang biasa mengunjungi tempat-tempat ini selalu memilah-milah penyebutannya. Terapis ya terapis, LC ya LC (Lady Companion/teman pendamping), dan Pemandu Lagu ya Pemandu Lagu.

Terkadang jasa yang diberikan oleh ketiganya sanggup membantu proses pelepasan penat para pengunjung. Di mana Anda dapat menceritakan segala keluh kesah pekerjaan, mulai dari perlakuan mitra bisnis, anak buah, kecurangan kolega, bahkan hingga urusan rumah tangga. Sepintas ini terasa seperti bisnis menyewa mimpi dalam waktu singkat. Namun jika dipanjangkan, akan menjadi cerita berseri bagi pelanggannya. Tentu saja bermata dua, bisa menjadi malapetaka, namun dapat juga berakhir bahagia seperti film Pretty Woman.

Demografi pencari hiburan malam ke tempat-tempat seperti ini dimulai dari umur 20 hingga tak terbatas. Mereka berasal dari macam-macam latar dan lokasi. Jika hitungannya Jakarta, rasanya sah untuk menyebut sebagian besar setiap insan adam muda di pelbagai penjuru ibu kota dengan skala usia tersebut, yang ingin menjajal sisi kebandelannya, mencoba Karaoke Massage & Spa sebagai tempat kursusnya. Dan sebenarnya sah-sah saja, jika mereka menganggap hal tersebut adalah hal biasa yang wajar dilakukan dalam salah satu fase hidupnya.

Coba saja Anda bermain ke salah satu yang tempat karaoke dengan pelayanan plus seperti deskripsi di atas, yang direkomendasikan oleh Google dan tentunya dengan jarak terdekat dari tempat tinggal kalian. Rasakan sensasinya sejak awal pintu masuk. Mulai dari pelayanan, bagaimana cara kalian membangun sebuah perbincangan hangat, lalu memasuki proses duet nyanyi-nyanyi lagu break beat, kemudian bersama-sama mengenang tembang pop Indonesia jadul, dan diakhiri dengan mendendangkan melodi memori awal 2000-an versi favorit mereka.

Ini biasanya dilanjutkan dengan proses malu-malu berani seperti bicara tarif menemani di kamar tidur yang telah mereka sediakan, proses dipijati, kemudian masuk ke bagian prosesi percintaan, di mana selalu terdapat bagian omong ujar belaka antar pemberi uang dan pemberi cinta. Setelah itu sudah pasti lanjutannya adalah adegan ‘bersih-bersih’. Yang akan berakhir manis dengan ritual pemberian tip setelah waktu kunjung usai, sebelum Anda membuka pintu keluar kamar. Juga jangan lupa untuk mengenali fungsi dari masing-masing sebutan di atas. Apakah benar, terdapat garis tipis antara Terapis, Pemandu Lagu, dan Teman Pendamping?

Di tempat yang besar biasanya lebih mudah untuk membedakan ketiga profesi barusan. Mereka lebih spesifik. Namun untuk Karaoke Massage & Spa dengan skala lebih kecil, terlampau sulit untuk memilah-milah mana yang ini dan siapa yang itu. Ah, sudahlah, kalian coba saja langsung datangi ke beberapa tempat yang direkomendasikan oleh para pengamat hiburan malam negeri ini. Atau konsultasi dengan kolega Anda di kantor. Siapa tahu dia mengajak pergi bareng.