Muztang, sebuah nama yang sudah tidak asing di scene electronic music. Dia juga merupakan salah satu penderu Drum and Bass yang paling vokal saat ini. Setelah era Lawrence Random dan Jerome, pria muda matang ini semakin mengobarkan semangat tempo-tempo berkecepatan semi tinggi yang sudah terlebih dahulu diseduh oleh para pendahulunya, agar lebih terdengar, dan menyeruak di antero Nusantara.

Di tengah kesibukannya menjadi Hard Rock FM Paranoia Icon, A&R dari Goodfellas Music dan Javabass Soundsystem, Muztang kembali dengan genre drum and bass yang dia usung. Mengawali tahun 2020 dengan merilis single remix dari sosok penyanyi pendatang baru Baila Fauri yang memulai debutnya di belantika musik Tanah Air lewat single perdana berjudul “Eye 2 Eye”.

Baila adalah salah satu diantara 14 kontestas yang bisa merasakan megahnya panggung spektakuler Indonesian Idol Junior. Dan diakhir tahun 2019 lalu, Baila merilis single pertamanya di bawah naungan Seven Music.

“Vocal dari Baila ini sangat bagus dan cocok untuk di campaign-kan bareng dengan #speedsoulmusic, oleh karena ini saya bikin draft awal untuk saya ajukan ke pihak Seven Music, dan ternyata mereka juga merespon dengan sangat baik, terima kasih untuk hal tersebut.

Sangat penting buat musisi Indonesia untuk saling berkolaborasi untuk membuat penyebaran karya jadi makin luas. Baila sudah membawakan vocal di lagu ini dengan sangat baik, jadi saya hanya memberi bumbu Piano melancholic dan juga ambient di belakangnya, juga ketukan drum and bass tentunya.”

#speedsoulmusic adalah campaign yang dibawa oleh Muztang untuk memperkenalkan musik drum and bass ke khalayak yang makin luas. Basic-nya adalah soul music, dan belum ada yang memperkenalkan genre drum and bass ke wilayah soul.

Remix ini menjadi salah satu bumbu manis dan penyegaran lagu-lagu yang ada di radio dan menawarkan warna baru dalam industri musik Indonesia. Baila Fauri – Eye 2 Eye (Muztang Remix) ini akan tersedia di seluruh kanal digital sejak 14 Februari 2020.