Masa Iya, Sampai Kakek Kakek Anda Masih Mau Tetap Selfie?

Masa Iya, Sampai Kakek Kakek Anda Masih Mau Tetap Selfie?

Selfie seyogyanya menjadi senjata pamer muka, tubuh, tempat liburan, dan wujud kesenangan yang mencakup kebahagiaan hakiki sendiri, kumpulan, maupun atas nama institusi. Namun seiring berjalannya waktu, ada saatnya bagi mereka yang sudah terbiasa selfie atau lebih dikenal dengan Bahasa Indonesianya: Swafoto, untuk mengundurkan diri dari kebiasaan ini, karena ada yang dinamakan regenerasi. Masa iya, Anda sampai aki-aki masih mau tetap selfie?

Lihat saja timeline Anda yang menyenangkan yang seperti apa. Tentu saja wajah-wajah fresh dengan tingkat kematangan usia yang tidak terlalu dewasa-dewasa amat, bukan? Jika kalian ada di kisaran usia 22 hingga 28 tahun, ini adalah fase terbaik untuk melakukan selfie. Kemudian jika Anda berada di tingkatan usia dari 29 hingga 35 tahun, range usia ini merupakan ujian terbaik masa selfie Anda, apakah tetap ok untuk dilihat dan disyukuri secara positif oleh pihak lain, atau sudah lewat masa valid.

Jika Anda berada di kisaran umur 36 hingga 43 tahun dan Anda tetap nekad melakukan selfie, tentu saja resikonya lumayan besar. Apabila Anda bukan sosok public figure yang beken-beken amat, sudah pasti cemoohan dari rekan sebaya dan julidnisasi mengenai Anda akan merebak baik di lingkungan sosial terdekat maupun komunitas sosial terjauh, yang tentu saja mengenal Anda. Memang, cuek is the best, namun apakah Anda tidak geli, jika masih rajin selfie di usia segitu, sementara anak-anak Anda mulai beranjak dewasa, dan mereka juga sedang ranum-ranumnya untuk menunjukan ketampanan maupun kecantikannya. Memang ada sebagian orang yang tetap acuh melakukan tindakan selfie akut demi meramaikan perkembangan timeline media sosial miliknya, namun patut diingat, perasaan akan wajah yang ganteng maupun cantik yang dinilai oleh diri sendiri adalah harapan-harapan semu yang juga akan menua, seiring berkurangnya usia kita.

Jika Anda berusia 43 tahun ke atas dan tetap menikmati selfie sebagai ajang unjuk visual muka yang sebenarnya bisa dibilang oleh lingkungan di sekitar Anda bahwa hal tersebut adalah blunder terburuk dari sejarah media sosial, di mana seorang renta Bangka masih memaksakan diri untuk menikmati pesta swafoto demi pengakuan akan keindahan diri sendiri,maka Anda berhak disemat sebagai manusia cuek anti muda yang tetap ingin berkompetisi dengan generasi di bawah Anda. Selamat, ya, Anda sudah sah masuk ke bagian populasi makhluk planet tidak tahu diri.

Share this article :
Vantage Banner Ads