Vanews

Terapi Arak Bali Terbukti Mampu Sembuhkan Pasien Positif Virus Corona

Arak Bali Virus Corona
Terapi Arak Bali Terbukti Mampu Sembuhkan Pasien Covid-19

Terus meningkatnya penyebaran Covid-19 di Indonesia telah menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Berbagai solusi telah dijajaki pemerintah untuk menumpas penyebaran virus. Salah satu inovasi pun tercipta di pulau Dewata, di mana minuman tradisional khasnya yakni Arak Bali telah terbukti ampuh untuk menyembuhkan pasien positif virus corona tanpa gejala. Hal ini pun telah di konfirmasi langsung oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Gubernur Bali, I Wayan Koster telah mengklaim metode pengobatan tradisional khas Bali (usada) dengan cara terapi arak Bali terbukti efektif menyembuhkan pasien positif Covid-19 yang berstatus tanpa gejala (OTG).

“Itu (terapi arak Bali) ternyata efektif sekali. Yang baru kena positif, setelah dua hari ini dilakukan treatment tersebut pada hari berikutnya dites negatif dan sembuh,” ujar Wayan Koster dikutip dari detik.com pada Kamis (23/7) lalu.

Lebih lanjut, Koster menjelaskan jika terapi yang dilakukan dengan menggunakan bahan arak Bali yang sudah didestilasi khusus, sudah diujicoba kepada ratusan orang positif Covid-19 yang dirawat di sejumlah tempat karantina.

“Sudah diuji coba dengan ekstraksi daun jeruk purut (lemon), kemudian diberi minyak kayu putih. Ternyata sekarang sembuhnya sudah meningkat jauh bagi mereka yang dirawat di tempat karantina,” tambah Koster.

Koster juga mengklaim bila tingkat kesembuhan pasien yang menjalani terapi arak Bali ini mencapai 80 persen, terutama untuk pasien yang tanpa gejala. Gubernur berusia 57 tahun itu menjelaskan pada percobaan awal, terdapat 19 sampel yang dicoba dan hasilnya sebanyak 15 pasien sembuh. Melanjutkan percobaan ini, jumlah sampel terus ditingkatkan hingga mencapai ratusan.

Gubernur Bali: Terapi Arak Bali Efektif Sembuhkan OTG Corona
Gubernur Bali, I Wayan Koster saat mengesahkan aturan Arak Bali. Sumber: detik.com

“Jadi 80 persen sembuh. Saya tenang sekarang. Sekarang misalnya kena, dua hari lagi setelah di treatment itu pada hari ketiga swab sembuh. Kami pulangkan,” tutur Koster.

Setelah mencoba treatment ramuan ini, Koster mengungkapkan ada 400 warga Bali yang terjangkit corona yang dikarantina telah dinyatakan sembuh. Sang Gubernur optimistis tingkat kesembuhan akan meningkat bila terapi tradisional tersebut terus dilakukan. Berkat pengobatan ini, arak Bali bisa memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan.

“Ini rezeki industri arak yang menjadi minuman dan bermanfaat untuk kesehatan atau usada (pengobatan tradisional arak bali). Saya tiap hari pakai ini, hirup-hirup sebelum tidur. Enak, dia, bagus sekali,” tandas Gubernur Koster.

Ujicoba pengobatan ini telah disampaikan kepada pemerintah pusat melalui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia ketika melawat ke Bali pekan lalu. Nantinya ramuan terapi arak Bali ini juga akan dipatenkan namun sementara hanya bisa dipakai di Bali saja.

“Produk ini akan kami patenkan. Saya sudah cerita ke Menkumham. Saya prakarsai ini. Saya dorong Kadis Kesehatan untuk eksperimen ini. Kalau sudah terbukti kemudian legal, maka ini akan jadi industri baru,” tutup Gubernur Koster.

Kredit foto: eramadani.com

Vantage

Konser Musik Normal Diprediksi Baru akan Ada Tahun 2022 Mendatang

Previous article

Pretty in Pink: Soundtrack Gurih Tanpa Zat Penyedap

Next article

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *