MusicNewsVanews

Slank Ulang Tahun ke 38, Pernah Kecanduan Narkoba Hingga Sukses Menjadi Band Rock Papan Atas

Slank

Slank ulang tahun ke 38 pada 26 Desember 2021. Umur yang begitu tua untuk salah satu band rock tersukses yang ada di Indoensia.

Perjalanan yang sangat panjang dilalui oleh mereka. Naik urun karir hingga masa kelam pun pernah mereka rasakan.

Berawal pada tahun 1983, Bimbim sebagai pentolan dari Slank ini menciptakan band pada masa SMA dengn aliran rock seperti band kesukaannya Rolling Stone.

Nama band tersebut adalah Cikini Stone Complex. Karena dengan persiapan seadanya, skill yang masih belum tinggi hingga keserasian yang kurang, menjadikan umur dari band ini tidak lama.

Tidak lama setelah itu, Bimbim dan kawan-kawannya membentuk band dengan nama Slank untuk pertama kali.

Personil awal yang ada di dalam band tersebut adalah erwan (vocal), Bongky (gitar), Denny (bas), dan Kiki (gitar).

Gonta ganti personil terus terjadi. Bahkan untuk di posisi vokalis, mereka pernah mencoba untuk memasukan vokalis perempuan.

Namun pada tahun 1989, Kaka akhirnya masuk ke Slank dan mengisi bagian vocal.

Baca Juga : Coldplay Dikabarkan akan Berhenti Buat Musik Baru di Tahun 2025?!

Sulitnya Karir Slank

Jika melihat kesuksesan Slank saat ini yang mempunyai banyak penggemar dan terkenal dimana-mana, pastinya tidak ada yang percaya bahwa mereka pernah mengalami masa sulit dalam karir.

Di masa Slank berdiri, panggung music rock di dominasi oleh Godbless yang sudah menjadi legend saat itu.

Selain itu, idealis dari para personelnya membuat banyak panggung atau job yang ditolak oleh mereka.

Hal in tentunya membuat namanya sulit di kenal dan lagunya belum banyak dikenal oleh Masyarakat.

Tingkah para personel yang slengean dan lagunya yang juga sangat menyentil keadaan di sekitarnya, membuat panggung semakin sulit untuk didapatkan.

Kebangkitan Slank

Slank

Kebangkitan karir Slank berawal pada tahun 1990. Di tahun ini mereka berhasil merilis album pertama yang bertajuk “suit….suit…he…he”.

Hal ini menjadi titik balik untuk mereka setelah banyak sekali label besar yang menolak demo lagu dari Slank.

Boedi Soesatio menjadi produser pertama yang jeli melihat potensi Slank.

Bahkan di tahun 1991, Slank berhasil mendapatkan penghargan BASF Award sebagai pendatang baru terbaik.

Formasi Slank saat itu adalah Kaka (vocal), Bimbim (Drum), Bongky (bass), Indra (keyboard) dan Pay (gitar).

Terjerumus Dalam Candu Narkoba

Album demi album mulai bermunculan, masayrakat sudah mulai mengenal Slank. Lagu-lagunya pun sudah banyak diketahui oleh banyak orang.

Bisa dibilang slank menjadi band rock yang sangat bersinar di tahun 90an.

Namun semua itu harus ternodai dengan jatuhnya mereka ke dalam jurang narkoba.

Setiap personel mengalami kecanduan narkoba yang membuat keharmonisan antar personil mulai goyah.

Gang Potlot yang menjadi markas mereka, menjadi sarang narkoba jenis putaw yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Puncaknya adalah pemecatan bongky, Indra dan Pay. Hingga akhirnya Slank hanya tersisa dua personel yaitu Bimbim dan Kaka saja.

Setelah pemecatan tersebut, Slank kembali mencar Personeil pengganti untuk mengisi kekosongan mereka.

Setelah mencari, akhirnya begabunglah Ivan (bass), Abdee (Gitar) dan Ridho (gitar).

Hingga kini, formasi ini masih bertahan dan menjadi formasi paling awet.

Lepasnya Slank Dari Kecanduan Narkoba

Slank

Sosok Bunda Iffet sangat berjasa atas lepasnya Slank dari kecanduan narkoba.

Ia telah melihat gelagat yang aneh pada anaknya dan personil Slank yang lainnya. Bunda merasa bertanggung jawab atas apa yang terjadi kepada mereka.

Dengan penuh rasa sabar, ia terus menemani Slank dengan mencari jalan tebaik untuk mengeluarkan Slank dari jeratan Narkoba.

Langkah berani pun dilakukan dengan merehabilitasi Slank dan membersihkan nama potlot yang tadinya sarang narkoba menjadi tempat berseni kembali.

Dengan bantuan polisi, personil Slank di rehabilitasi dengan ketat. Para Bandar yang datang ke potlot langsung dibasmi.

Setelah melewati masa rehabilitasi yang tidak sebentar, Slank terbebas dari Narkoba. Bahkan pada tahun 2015, mereka menjadi duta anti narkoba.

Sampai saat ini karya mereka masih banyak ditunggu oleh para penggemarnya. Lagunya yang menyentil keadaan sosial dan politik masa kini, menjadi sangat apik dan unik untuk didengarkan.

Ikhsan Abrianto

4 Aplikasi Belajar Bahasa Inggris Terbaik untuk Pemula

Previous article

Hari Patah Hati Nasional! Jonatan Christie Resmi Lamar Shania Eks Ratu JKT 48

Next article

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.