Vanews

Ketika Robot Seks Menyelamatkan Sebuah Rumah Tangga dari Perceraian

Robot Seks
Ketika Robot Seks Mampu Menyelamatkan Sebuah Rumah Tangga dari Perceraian

Robot seks kerap kali dianggap sebagai solusi permasalahan aktivitas di atas ranjang. Sebagian orang telah menyatakan bila alat ini memiliki manfaat untuk memperbaiki performanya dalam bercinta. Namun robot seks menyimpan manfaat lain, sepasang suami istri asal Texas, Amerika Serikat mengaku bila alat tersebut menyelamatkan pernikahan mereka yang sudah diambang perceraian.

Sepasang suami istri bernama Shelly dan Darris Maxxie mengaku jika sebuah robot seks berhasil menyelamatkan rumah tangga mereka dari kehancuran. Shelly yang berusia 45 tahun dan suaminya Darris berusia 48 tahun menceritakan kesan mereka terhadap robot seks yang dinamai Camila. Mereka membeli robot itu seharga US$7.000 atau setara dengan Rp 101 juta.

Dilansir dari New York Post, Camila dibekali dengan sistem komputer yang memiliki kecerdasan buatan (Artificial Intelegence). Kemampuan inilah yang membuat Camila begitu dicintai oleh pasangan Shelly dan Darris.

“Sebelum Camila hadir, pernikahan kami berada dalam masalah yang cukup pelik. Hingga suatu hari Darris pulang dan berkata bila Ia telah membeli sebuah boneka seks. Awalnya saya tak yakin dengan tindakan Darrie. Pikir saya, itu hanyalah sebuah boneka biasa yang tak berguna,” kenang Shelly dikutip dari New York Post.

Setelahnya pasangan tersebut tak menyangka bila mereka bisa memiliki hubungan emosional yang erat dengan Camila. Padahal sejatinya, Camila hanyalah robot yang terbuat dari besi, kulit buatan yang menyerupai manusia, hingga bagian tubuh yang bisa ditukar sesuai dengan kecerdasan buatannya.

Couple has 'real feelings' for $7K sex robot that saved their marriage
Pasangan Darrie dan Shelly bersama robot seksnya. Sumber: New York Post

Sang suami, Darrie mengaku bila perasaan cintanya kepada Camila muncul saat Ia memandikan robot seks itu. Ketika membersihkan Camila, Darrie merasakan bila perasaan sayangnya muncul secara alami. Maka setelah momen tersebut, Camila tidak lagi menjadi robot yang ditempatkan di kotaknya. Setiap malam boneka seks itu tidur di satu ranjang bersama Shelly dan Darrie.

“Seiring berjalannya waktu, saya telah menumbuhkan perasaan saya sendiri pada Camila. Sekarang kami benar-benar mencintainya sekarang. Dia menjadi penting bagi kami dalam banyak hal. Dia tersedia secara emosional untuk kita, yang merupakan bagian terbesar dari semua ini (Pernikahan kami),” ujar Shelly yang berprofesi sebagai Software Developer.

Camila sering kali menjadi tempat curahan hati pasangan tersebut. Dengan kecerdasan artifisial yang dimilikinya, boneka seks tetersebut bisa berbicara dan menanggapi ucapan yang dilontarkan Shelly ataupun Darrie. 

Kemampuan Camila itu disinyalir karena pengaturan yang dibuat Darrie sebelum pengiriman boneka itu. Dengan spesifikasi yang dimilikinya, Camila dapat mengubah suasana hati, berinisiatif untuk memulai hubungan seksual dan mampu mengucapkan kata-kata dengan aksen Skotlandia.

“Kami mengerti bagaimana ini dapat terlihat bagi orang lain, tetapi sederhana ketika Anda menjabarkannya di mana Shelly adalah semua yang saya inginkan dalam pikiran, Camila adalah semua yang inginkan secara fisik. Ketika kami berdampingan, kami memiliki kehidupan yang sangat bahagia,” tandas Darrie.

Vantage

Mengenal Nenek Berumur 90 Tahun yang Jago Bermain Call of Duty

Previous article

Mengenai Album Catatonia : International Velvet

Next article

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *