Cobra Kai, Kelanjutan The Karate Kid Yang Sarat Unsur 80-an

Merupakan kelanjutan dari film berseri The Karate Kid, yang begitu diagung-agungkan kaum belia pada saat itu, tepatnya di dekade 80-an.

Melanjutkan perseteruan antara Johnny Lawrence (William Zabka) dan Daniel LaRusso (Ralph Macchio) yang terjadi pada final kompetisi karate yang mempertemukan keduanya 35 tahun lalu, di mana Johnny yang mewakili Cobra Kai mengalami kekalahan, dan keduanya dipertemukan kembali dalam garis kehidupan yang baru, namun tetap padat akan unsur balas dendam.

Johnny yang sudah agak renta digambarkan sebagai sosok tua bangka pecundang yang baru saja kehilangan pekerjaan, dan begitu bernafsu untuk mengembalikan masa-masa jayanya sebagai seorang karateka, dengan mendirikan Dojo yang menggunakan nama klab tempat dia bernaung dahulu kala, Cobra Kai.

Sementara LaRusso sudah berhasil menjadi salah satu orang tersukses di wilayah keduanya tinggal. Memiliki perusahaan jual beli mobil yang bonafit, istri cantik yang juga andal membantu bisnis Russo, serta dua anak yang pintar-pintar.

Hingga pada suatu waktu Johnny secara tidak sengaja harus berkunjung ke dealer milik Russo dalam rangka mengurusi mobilnya yang tertabrak, di mana Russo mengetahui kedatangannya tersebut. Lalu terjadilah ‘kekakuan’ yang begitu ketara di antara keduanya.

Setelah sempat tersendat-sendat, Dojo Cobra Kai akhirnya berhasil mendapatkan seorang murid bernama Miguel Diaz, yang notabene merupakan tetangganya Johnny. Sesudah berbulan-bulan Miguel dididik Johnny, Miguel berhasil mengatasi geng buli di sekolahnya, di mana dia sukses meruntuhkan 4 lawan sekaligus dalam sebuah perkelahian yang cukup sengit. Videonya viral, dan menyebabkan orang-orang tertarik untuk bergabung dengan Cobra Kai. Singkat kata, Cobra Kai menjadi fenomena baru di daerah tersebut.

Miguel yang kebetulan satu sekolah dengan Samantha LaRusso, anak pertama sekaligus putri dari Daniel LaRusso, jatuh cinta terhadap anak dari musuh abadi pelatih karatenya tersebut. Keadaan semakin carut marut dengan munculnya Robby Keene, anak dari Johnny Lawrence, yang tiba-tiba ingin balas dendam terhadap sang bapak, karena selama ini merasa ditelantarkan oleh Johnny. Lalu cara balas dendamnya pun terbilang jenius; Robby bekerja di perusahaan Daniel LaRusso, dan ia juga digamit LaRusso untuk menjadi anak didik karatenya. Brilian.

Yang juga menjadi poin penting dari serial ini adalah background serta soundtracknya yang sangat-sangat 80’s! Cocok banget untuk mereka yang ingin menonton serial khas 80-an yang renyah, ringan, tanpa harus terbebani oleh plot-plot berat.