Secuil Isi Kepala Jerinx Superman Is Dead

Jerinx alias JRX SID adalah sosok ramah yang gemar menyuarakan kebenaran demi keelokan serta keselarasan kehidupan di muka bumi, utamanya nusantara. Meski kerap kali diserang pembenci, drummer grup punk legendaris Superman Is Dead ini tetap keras dan gigih memperjuangkan hak setiap insan yang disudutkan.

Jerinx mengaku berhutang banyak terhadap bir dan alkohol. Menurut dia, sebagian besar karya Superman Is Dead dan Devildice baik lirik maupun melodinya banyak lahir saat dia sedang berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.

“Mungkin kalau tanpa alkohol, lagu-lagu saya akan lebih bagus. Saya mungkin bisa jadi the next Judika,” ujar Jerinx.

Berbicara soal alkohol, Jerinx yang juga merupakan pemilik dari Twice Bar (sebuah tempat kongkow legendaris di daerah Kuta) telah memindahkan lokasi bar ini ke tempat yang baru. Dia ingin bar-nya itu terbebas dari para peresah dan perusuh yang sok jago dan kerap kali datang ke Twice Bar di lokasi yang dulu.

Kadang dia terlibat baku hantam dengan para pengganggu bar-nya tersebut, yang rata-rata didominasi bule. Namun Jerinx sebisa mungkin tidak mau menyakiti orang yang lebih kecil atau lebih lemah. Pria kontroversi ini begitu menjunjung tinggi prinsip against bullying.

“Tipe pemabuk ada macam-macam. Ada pemabuk yang suka ngobrol, ada pemabuk yang suka cari cewek, ada pemabuk yang suka pamer seperti anak-anak pejabat yang suka nunjukin power-nya. Nah, jika kalian tipe pemabuk yang suka diskusi dan tidak suka tempat yang pretensius, kalian bisa datang ke Warung D’Teba Ubud. Di sana banyak pilihan alkoholnya, dan kalian juga bisa diskusi. Tempatnya kayak hutan gitu. Kalau di Sanur ada Warung Dong Oman sama warung Pan Tantri. Di Kuta ada Twice Bar, yang mana di tempat sekarang ini steril dari orang-orang bodoh. Oh, dan ada satu lagi Taman Baca Kesiman di daerah Renon, di mana kalian bisa baca buku sambil nge-bir. Be a smart asshole,” ucap Jerinx sambil tertawa saat ditanya tempat minum favorit dia.

Sejak menikah, Jerinx sudah tidak pernah keluar malam lagi. Selain faktor usia yang dirasa sudah tak muda lagi (42 tahun), alasan lainnya adalah dia sangat berbahagia bersama sang istri tiap waktunya. “I have a beautiful wife. Konyol aja, sudah menikah, bahagia, masih keluar malam. What’s the point? Kecuali untuk urusan kerja, atau jika istri saya mengajak pergi untuk keluar malam,” tegas pria yang memiliki nama asli I Gede Ari Astina tersebut.

Jerinx juga sangat terkenal aktif dan vokal di media sosial. Dirinya tidak segan untuk bersiteru dengan siapapun yang menurutnya salah atau mencoba mengusik dirinya tanpa alasan yang jelas. “Istri saya adalah salah satu korban bullying, di mana dia sempat kehilangan rasa percaya dirinya. Itulah salah satu alasan mengapa saya begitu keras di media sosial. Salah satunya karena kejadian yang menimpa istri saya tersebut. I love her so much! Saya malah sempat membuat sayembara di Instagram, bahwa siapa saja yang bisa membuktikan omongan orang mengenai istri saya, akan saya kasih hadiah 1 miliar rupiah. I mean it! Jadi itulah salah satu motivasi mengapa saya terlihat cukup keras di media sosial, yakni untuk mengembalikan self esteem istri saya,” tukas Jerinx.

Walau terlihat garang dan tak mengenal rasa takut untuk mengeluarkan sebuah pernyataan, ada masa di mana JRX menyesali yang pernah ia tuliskan. “Ada beberapa twit saya yang saya sesali. Contoh yang paling simple waktu itu ada sebuah event yang menolak band-band yang menyuarakan menolak reklamasi, saya malah menyerang band-nya. Saya salah dalam melontarkan peluru. Dan saya melakukan klarifikasi untuk mengakui kesalahan saya tersebut. Sebisa mungkin saya datangi penyelenggara event-nya maupun band-nya. Saya ini terlahir dari keluarga yang mendidik kalau salah, ya harus mengaku salah,” ujar drummer Superman Is Dead ini.

Di luar persoalan mengenai alkohol, kehidupan pribadi, dan vokal-nya Jerinx di media sosial, dia merasa kasihan dengan orang-orang baik yang tinggal di Jakarta. “Jakarta itu terkontaminasi. Saya kasihan dengan orang-orang baik yang tinggal di sana. Susah untuk menjadi orang baik di sana, kalian hanya akan menjadi victim. If you a good person with a good heart, maybe its not a good place to live,” Tutup Jerinx.

Video Wawancara Jerinx SID

Tulisan: Nicko Krisna
Wawancara: Gilbert Joshua
Foto: @myrockinphoto