Vantrip

Mau Solo Traveling ke Thailand? Pakai Aplikasi Ini!

Solo traveling belakangan ini menjadi salah satu tren yang dilakukan banyak orang. Dengan melakukan solo traveling, kamu bisa lebih mengenal bagaimana diri sendiri dan akan keluar dari zona nyaman kamu.

Melansir Bola.com,  solo traveling memiliki manfaat bagi kesehatan. Wanita yang berpergergian dua kali setahun lebih rendah terkena serangan jantung daripada mereka yang berpergian setiap enam tahun atau lebih

Begitupun pria, menunjukkan risiko kematian 20 persen lebih tinggi dan risiko jantung 30 persen lebih tinggi untuk mereka yang tidak melakukan liburan tahunan.

Selain melepas stres dan menurunkan risiko depresi, traveling ke Thailand bisa sekaligus menghasilkan uang lewat usaha Jastip

Traveling sambil dapat untung melalui Jastip, apa itu Jastip?

Melansir store.sirclo, jastip adalah jasa pembelian barang untuk pelanggan yang tidak dapat menjangkau produk yang mereka inginkan. Jadi, bagi kalian yang ingin berbelanja sesuatu namun tidak ada di ota atau negeri tersebut, kalian dapat tetap berbelanja melalui jasa titip yang ditawarkan melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, ataupun Twitter.

Baca Juga: Merespon Tren Fotografi, Fujifilm Luncurkan Printer Smartphone “INSTAX SQUARE Link” di Indonesia!

Solo Traveling ke Thailand? Berikut 10 Aplikasi yang Wajib Kamu Download!

  1. Trip Advisor
  2. Grab
  3. Foodpanda
  4. Bangkok Travel Guide Triposo
  5. Bangkok Transit Map by Navitime
  6. Google Maps
  7. Bangkok Transit Metro Map
  8. Wongnai
  9. Thai by Nemo
  10. Eatigo

Solo Travel tapi dapet untung? Kenapa engga! Berikut Cara memulai Jastip

Solo Traveling sambil membuka Jasa Titip

Sebelum memulai sesuatu, pastikan kamu sudah memahami bagaimana cara kerjanya. Pertama-tama kamu harus  memberi informasi kepada orang sekitar anda dan sosial media bahwa kamu membuka Jasa Titip dari kota/negara tertentu. Setelah itu, beri contoh atau foto produk yang anda bisa beli disana.

Perlu diingat bahwa sistem Jastip adalah pre-order, sehingga pastikan anda membeli produk bila ada pemesanan dan wajib melakukan DP dengan minimal 50%. Kamu bebas menentukan margin keuntungan dari tarif jastip tersebut ke dalam harga produk.

  1. Menentukan Target Pasar
  2. Memiliki Akses ke Penyedia Produk
  3. Promosi dengan Rutin di Sosial Media
  4. Foto Produk dengan Menarik
  5. Beri Harga Yang Wajar

Melansir nestiituagnes.com, tren jastip semakin digemari selain karena harganya yang murah, namun juga karena kualitas barang yang dibeli dijamin asli dari negara asalnya. Dan penjual tidak harus mengeluarkan banyak modal. Biasanya jika ada pesanan, mereka akan meminta DP (down payment) terlebih dahulu. Jika barang yang dititip tidak ada, maka DP akan dikembalikan 100%.

 

Tidak Hanya Makanan, Fashion Style ala Drama Korea Berhasil Bikin Salfok Penontonnya!

Previous article

Raf Simons Tutup Labelnya Setelah 27 Tahun

Next article

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *