Tindak Tanduk George Jung, Kaisar Narkoba Amerika Medio 80-an

George Jacob Jung alias Boston George merupakan kaisar yang bertanggung jawab atas tersebarnya setiap plastik klip berisi Kokain di semenanjung Pantai Barat, Amerika Serikat medio 70-an akhir hingga tengah 80-an. Koneksinya dengan Kartel Medeline dan baginda besar El Padrino Pablo Escobar terbilang akrab, bahkan bisa dibilang sangat dekat, hingga menanggung julukan terhormat, El Americano. Kisah hidupnya terkenang hingga hari ini dan terpatri absah dalam film Blow yang dibintangi aktor kawakan Johnny Depp.

Lahir di tepian kota Massachusetts pada Agustus 1942, George Jung harus menjalani masa kecilnya dengan cukup kelam. Dimulai dengan kondisi ekonomi keluarga yang serba terbatas, akibat bangkrutnya usaha sang Ayah ketika ia menginjak usia 7 tahun. Sampai suasana rumah yang kian tidak tentram dengan berbagai polemik rumah tangga antara kedua orang tuanya yang seringkali cekcok dan berakhir dengan keputusan pisah ranjang sementara. George Jung muda yang muak pun beranjak pergi, merantau ke Pantai Manhattan California pada 1968 untuk mencari peruntungan baru usai meninggalkan kuliahnya di University of Southern Mississippi.

Di pesisir pantai Mississipi George memulai kerjaan bisnis narkotikanya. George menjajakan ganja kualitas terbaik yang ia terbangkan langsung dari tanah Mexico. Tidak sampai di situ, peredaran mariyuananya yang hanya terbatas di pantai timur Mississippi pun ia rasa masih kurang berarti, dirinya melakukan ekspansi besar dengan mengirim ganja ke Barat jauh atau tepatnya ke tanah kelahirannya di California. Hingga akhirnya pada 1974, George Jung ditangkap pihak kepolisan dengan barang bukti 300 kg ganja di mana ia harus mendekam 2 tahun di Penjara Federal Danbury.

Di Penjara Federal Danbury, George Jung ditempatkan satu sel dengan Carlos Lehder Rivas, seorang pemuda keturunan German-Kolombia yang punya koneksi langsung dengan kartel Medeline dan Sri Maha Besar El Padrino Pablo Escobar. Keduanya pun saling klop, saling bertukar informasi dan menjanjikan kerjasama di waktu kelak. Penjara Danbury yang seharusnya menyebalkan bagi George Jung, justru menjadi tempat terbaik dia dalam menimba ilmu baru.

“Aku masuk dengan gelar Sarjana Mariyuana, keluar dengan gelar Dokter Kokaina,” monolog Johnny Depp saat memerankan George Jung di film Blow.

Pada 1975, ketika George Jung dan Carlos Lehder sama-sama sudah menghirup udara bebas, keduanya pun bertemu. Carlos meminta George terbang ke Kolombia untuk melihat langsung apa yang selama ini mereka teorikan di dalam jeruji. Di saat yang sama Carlos memperkenalkan George dengan Pablo Escobar. Kerjasama antar ketiganya pun berjalan sedari hari itu.

Duet maut George Jung dan Carlos Lehder pun menjadi yang paling krusial dalam sejarah narkotika Amerika Serikat. 85 persen kokain yang tersebar liar di Amerika Serikat selama akhir 70-an hingga pertengahan 80-an pun dipastikan ada karena ulah Duo ini. Keduanya dipastikan punya keuntungan gila yang berkisar di angka 3-5 Juta Dollar Amerika perharinya. Untuk mengelabui perpajakan dan audit, George Jung mencuci seluruh keuntungannya di Bank Nasional Panama.

Pengkhianatan dan beragam tipu daya menjadi senjata ampuh yang meruntuhkan kerajaan narkotika George Jung. Seiring perjalanan, satu persatu mitra yang dulunya setia keluar dari koloni dan menyerang balik George Jung. George Jung pun kian lemah, dirinya tak mampu lagi mempertahankan bisnisnya. Pada 1987 dirinya ditangkap DEA dan dipaksa buka mulut jika ingin menghirup udara segar. Seluruh usahanya disita dan langsung hancur seketika.

Pada 1994, George Jung kembali ditangkap dengan barang bukti 796 Kg Kokain di Topeka, Kansas. Tidak seperti sebelumnya, di penangkapan keduanya dirinya mengaku bersalah dan bersedia bersaksi atas 3 tuntutan konspirasi. George Jung diganjar hukuman seumur hidup sebelum akhirnya dibebaskan pada  2014 lalu.

Sumber Foto : Behance