Wahai Para Seniman Musik, Ini Sudah Eranya TikTok, Bersiaplah Memasukinya

Kepopuleran TikTok pada tahun ini membuka cakrawala baru bagi dunia digital. Dunia pun larut dalam gegap gempitanya, tak terkecuali di Indonesia. Platform asal China ini menawarkan kemudahan untuk setiap penggunanya menjadi viral. Tak peduli mereka pesohor atau bukan, semua punya kesempatan untuk terkenal. Besarnya TikTok  juga membuka jalan baru bagi dunia musik. Beberapa musisi yang sebelumnya tak begitu memiliki nama, mendadak terkenal setelah lagunya menjadi musik latar konten di TikTok. Tak ayal, TikTok bertransformasi menjadi media yang menyukseskan para musisi.

TikTok selalu bisa menjadi media hiburan masyarakat. Kehadirannya sejenak menggantikan kedigdayaan platform media sosial yang lebih dulu mereguk kesuksesan. Sebut saja Facebook, Instagram, Twitter, sampai Youtube. Saya jamin, Anda semua yang membaca artikel ini pasti pernah melihat konten TikTok melalui keempat media sosial yang saya sebutkan tadi.

Dengan segala keunikannya TikTok menawarkan hal baru bagi para penikmat ingar bingar dunia maya. Penganut paham narsistik, jelas jadi pemenang karena mendapatkan wadah untuk mengekspresikan dirinya. Tak hanya itu, individu yang memiliki kekayaan ilmu dan informasi juga mendapatkan wadah yang efektif untuk menyampaikan pesannya pada publik. Jaminan untuk dilihat atau diikuti pun, mudah untuk diraih.

Selain itu, dengan jumlah pengguna 700 juta orang pada tahun lalu (dan masih bertambah). TikTok menjadi daya tarik baru bagi para pemilik modal untuk memaksimalkan usahanya, maka tak heran bila banyak merek produk terkenal memiliki akun resmi di TikTok. Selain itu, ada bidang lainnya yang meraih untung besar dengan melejitnya TikTok saat ini. Ya, tak lain dan tak bukan adalah dunia musik.

Sudah banyak pemberitaan mengenai musisi yang tiba-tiba terkenal karena karyanya didengarkan secara maraton di TikTok. Mereka yang tak begitu dikenal sebelumnya meraih sukses secara cepat. “Sunday Best”, “Say So”, sampai “Entah Apa Yang Merasukimu”. Yang terbaru Single dari pengusung genre lo-fi, Powfu yang berjudul “Death Bed Coffee” yang mereguk kesuksesan besar dari 3 minggu terakhir. Itu adalah beberapa lagu yang mengantarkan pemiliknya mencapai puncak popularitas.

Atau beberapa lagu lama yang tiba-tiba menjadi viral kembali. Sebut saja “Break My Stride” milik Matthew Wilder, “My Hearts Went Oops” miliki Doris Days, sampai tembang “Bagaikan Langit” masterpiece dari band Potret ikut viral berkat digunakan para tokoh terkenal kelas dunia.

Maka dengan fakta yang ada di atas menunjukkan bahwa TikTok tak bisa dipandang sebelah mata oleh Industri musik. Peranannya saat ini menunjukkan bahwa aplikasi ini mampu mengangkat para musisi menuju puncak kesuksesan, Peralihannya dari aplikasi yang dipandang sebelah mata menjadi pembawa keberuntungan bagi siapa saja yang mampu memanfaatkannya. 

Hendaknya, para musisi bisa cerdas memanfaatkan peluang besar yang nyata di masa depan.