Apa Kabar Tempat Nongkrong Aku, Kamu, dan Kalian?

Memang, akibat dari demam Korona ini sungguh trengginas, di mana banyak tempat yang mengandalkan dari penghasilan harian mulai megap-megap menunggu kepastian, karena secara matematika hampir tidak pernah ada laba yang mereka raup sejak awal Maret 2020.

Di beberapa lokasi nongkrong yang biasanya selalu berjubel pengunjung seperti kawasan Gunawarman, Senopati, Kemang, dan tempat-tempat sentral untuk kongkow maupun makan di daerah Senayan, Kelapa Gading, dan lingkaran sentral Jakarta lainnya, bisa dipastikan pendapatan mereka menurun secara sedrastis-drastisnya.

Mencoba jalur lain semacam pemesanan makanan dan minuman melalui media online, belum tentu menjadi jaminan bahwasanya orang-orang akan melakukan order. Terutama dalam beberapa hari belakangan ini, di mana setiap rumah lebih mengutamakan untuk membuat makanannya sendiri ketimbang memesan dari luar. Tentu saja tetap ada penduduk ibu kota yang melakukan pembelian kebutuhan premier ini melalui berbagai aplikasi online, akan tetapi akankah semua outlet rejekinya terbagi secara merata? Jawabannya sudah bisa Anda tebak sendiri.

Terdapat beberapa pengakuan dari dua narasumber yang sudah kami hubungi melalui saluran Whatsapp, seperti Bolonk, seorang Bartender yang bekerja di salah satu tempat hangout yang hits di kawasan Selatan Jakarta. Dia tetap optimis keadaan akan kembali seperti semula, walau beberapa hari ini terasa sangat berat baginya. Mereka diliburkan dari Selasa minggu lalu, dan tidak mendapatkan gaji. Sementara itu Obe yang juga berprofesi sebagai Bartender mengemukakan bahwa pendapatan resto tempat dia bekerja menurun drastis. Dan, hal tersebut sangat berpengaruh terhadap pendapatan dia. Karena restonya tersebut salary keseluruhannya memakai sistem hitung-hitungan service point.

Selain itu, salah satu dari mereka sudah mendapatkan pemberitahuan dari menejemen kantor, bahwasanya di bulan depan gaji para staff hanya akan dibayarkan sebesar 50% saja. Miris tapi nyata. Mari kembali berdoa agar keadaan segera lekas kembali pulih seperti semula.