Sekelumit Cerita dari CBGB OMFUG, Bar Sakral Kultusan Punk

Penyebaran kultus punk dan musiknya memang patut dikenal sebagai sejarah panjang dunia dengan segala pemberontakan dan kebebasan nya. Digawangi para generasi muda dan kelas pekerja, punk seperti anomali di tengah keseragaman kaum di dekade 70-an. Sementara itu, Amerika menjadi pijakan kedua setelah Inggris melahirkan subkultur yang sangat berpengaruh hingga babak zaman ini. Salah satu gerbang masuknya adalah CBGB, bar usang yang pernah ada di New York City.

Meskipun usang, bar ini menjadi lahan pendaratan mulus musik punk dari Inggris ke Negeri Paman Sam ini. CBGB yang pertama didirikan pada 1973 awalnya dibentuk oleh Hilly Kristal sebagai bar yang khusus memainkan Blues dan Bluesgrass. Seiring waktu dengan berkembangnya kultur anti kemapanan dan semakin banyaknya band-band punk yang menawarkan diri untuk bermain, bar ini merubah namanya menjadi CBGB OMFUG (Country, Bluegrass, and Blue and Other Music For Uplifting Gormandizers).

Hilly Kristal menjadi sorotoan sebagai sosok dalam skena ini dengan kian meroketnya nama CBGB di blantika permusikan Amerika. Para legenda membuat bar ini menjadi rumah kedua mereka. CBGB adalah sebuah pionir bar punk dengan sederet nama-nama legendaris yang menyambanginya. Sebutlah beberapa nama musisi punk, rock hingga pop dunia seperti Ramones, Blondie, Television, Talking Heads, The Police hingga Beastie Boys pernah mengentak bar ini dengan kencangnya.

Perjalanan CBGB tidak semulus kelihatan nya. Bar ini sempat mengalami pergolakan finansial. Sang pemilik Hilly Kristal harus jatuh bangun membayar mahar sewa tempat yang tak murah ini, karena lokasinya yang berdiri di tengah pusat kota New York, tepatnya Jalan Bowery yang tersohor. Namun seperti yang dihikayatkan dalam film karya Randall Miller, Kristal mendapat banyak bantuan dari para teman sejawat yang tak ingin tempat berharga ini tutup umur.

CBGB juga bak zona aman di antara himpitan subkultur-subkultur pro ras yang berkembang pasca perang Vietnam. Punk di Amerika adalah sebuah gempita damai, dentuman musik keras, kesamaan kelas dan kebebasan yang berakal sehat dengan akar solidaritas tinggi. Sebuah gerakan subkultur yang cukup ironis.

Perjalanan panjang CBGB ternyata tidak bisa terus dijalankan. Bar dengan konsep kumuh ini akhirnya tutup usia di tahun 2005 setelah Hilly Kristal tidak berdaya lagi menahan sewa mahal yang ditetapkan komunitas setempat. Perselisihan Hilly Kristal dengan Bowery Residence’s Commite berbuntut penutupan bangunan bersejarah bagi kaum punk itu. Konser terakhir untuk bar bersejarah ini digelar di Nevada. Diramaikan musisi-musisi alumni bar legendaris tersebut seperti, Patty Smith serta Flea dari Red Hot Chilli Pappers.

Malam itu pula dianugrahkan perhargaan pada Ramones sebagai band yang memiliki identitas sangat lekat dengan CBGB. Dan, kisah CBGB pun berakhir.