Mengapa Banyak Orang Terobsesi Jadi Mafia?

Sedari kecil setiap kita memiliki gambaran keren mengenai mafia. Mulai dari pemikiran betapa dinginnya seorang Don Vito Corleone (Marlon Brando), hingga begitu memukaunya kekasaran yang ditampilkan Tony Montana (Al Pacino) dalam film monumental ‘Scarface’.

Memang, film The Godfather 1, 2, hingga yang ke-3, tak pelak menjadi pemicu pendapat bahwasanya memiliki anak buah banyak, kemudian berbisnis secara curang demi meraup keuntungan yang berlipat ganda, ditambah bumbu untuk tak segan melakukan eksekusi fisik terhadap lawan-lawan usaha, adalah impian karier para pria yang ingin di usia dewasanya mapan dengan cara keren.

Selain itu, keurakan karakter Tony Montana di salah satu film paling laki-laki dalam sepanjang sejarah film-film brutal Hollywood menunjukan bahwa kokain, senjata api, dan perempuan cantik super elegan merupakan paket lengkap dalam kehidupan seorang mafia. Di mana ketiga elemen tadi sungguh sangat membantu dirinya dalam meraup harta dengan cara yang ‘laki-laki banget’ dan dalam tempo sesingkat-singkatnya.

Terpenting, ketepatan memainkan sumbu emosi memegang peranan sangat penting di dalam setiap langkah para karakter-karakter mafia ini. Lihat saja perilaku Vito Corleone dan Tony Montana di dalam film-film tersebut.

Ada juga film The Untouchables yang memaparkan ‘kedinginan akut’ Al Capone (Robert De Niro) dalam membantai musuh-musuhnya, di mana dia menebar teror yang teramat menakutkan, sehingga dibutuhkan satuan unit polisi khusus dalam mengejar si mafia berdarah dingin ini. Di dalam film-film mafia lainnya pun selalu dibentuk sebuah pasukan khusus, untuk membungkam para mafia-mafia kult ini hingga titik darah penghabisan.

Jangan lupakan kekurang ajaran Joe Pesci dalam The Goodfellas, yang tak segan menghabisi nyawa hanya karena masalah yang paling sepele di muka bumi, yaitu ‘sensi karena sebuah ujaran’. Di mana dia yang berperan sebagai Tommy Devito akan langsung membunuh secara bengis setiap orang yang membuatnya tersinggung. Ingat, hanya karena tersinggung Anda akan langsung dibuat terkapar oleh bajingan-bajingan berjas ini.

Di era sekarang mungkin yang paling barbar adalah Narcos. Namun untuk keterujian karakter, Marlon Brando, Joe Pesci, Robert De Niro, dan yang maha Al Pacino adalah para Tuhan-nya. Kalian lihat saja lagi film-film di atas dan segala film yang merupakan lingkaran setan para bintang-bintang tersebut. Terakhir Joe Pesci, Robert De Niro dan Al Pacino disatukan dalam The Irishman. Sutradaranya? Siapa lagi kalau bukan Martin Scorsese.

Jadi tak pelak, banyak orang yang terobsesi jadi mafia karena film-film beserta para karakter di dalamnya yang sungguh influensial.