Bir Yang Terinspirasi Dari Lagu-Lagu Terkenal

Bir Yang Terinspirasi Dari Lagu-Lagu Terkenal

Bir dan musik adalah padupadan yang sempurna. Kombinasi keduanya bisa menghasilkan banyak hal yang menghibur. Banyak musisi yang mendapat ilham bermusiknya dengan menenggak sekaleng atau berbotol-botol bir. Begitupun sebaliknya, ada beberapa produk bir yang terinspirasi dari lagu-lagu yang terkenal.

Masih belum percaya kombinasi bir dan musik sangatlah universal dan bisa menghasilkan sesuatu yang keren? Berikut adalah bukti para pembuat bir suka minuman mereka dikaitkan dengan band dan artis favoritnya:

21st Amendment Brewery’s Back in Black IPA

Bir ini terinspirasi dari Paul Revere dan perjalanan tengah malam bersejarahnya. Namun, kami tidak bisa mengabaikan referensi yang jelas untuk band rock Australia AC/DC yang terpampang di label bir ini. Mereka menamakannya “Back in Black” setelah lagu AC/DC tersebut menjadi hit di tahun 1980. Back in Black IPA dibuat dalam American IPA-style untuk menghormati Revere. Di-brewed dengan Centennial, hops rasa Columbus, dan juga empat jenis malt berbeda, Back in Black IPA ini memiliki warna hitam pekat dengan presentase ABV sebesar 6.8%.

North Coast brewing Co.’s Brother Thelonious Belgian Style Abbey Ale

California North Coast Brewing Co. tidak cuma membuat bir yang terinspirasi oleh pianis jazz legendaris, tetapi sang pembuatnya menyumbangkan juga sebagian dari hasil penjualan setiap botol bir ke Thelonious Monk Institute of Jazz, sebuah organisasi yang mendukung pendidikan musik jazz. Ale Abbey bergaya Belgia ini menawarkan ABV yang kuat sebesar 9,3% dan dikenal dengan rasa manis-pedas. Kismis, pisang, dan apel adalah beberapa bahan yang ada di dalamnya dan membuat rasanya lebih nikmat ketika diminum.

Suntory Liquors Limited’s Stones Bar Rolling Hop

Sebagai bagian dari rangkaian produk alkohol yang diilhami oleh Rolling Stones, Suntory Liquors ‘Stones Bar Rolling Hop dirilis di Jepang. Referensi musik yang sangat kental dari bir ini muncul dalam rupa label yang bergambar ‘bibir dan lidah’, ciri khas The Rolling Stones. Bir Stones Bar Rolling Hop ini memiliki 4% ABV dan aroma jeruk.

Iron Maiden and Robinsons Brewery’s The Trooper

Bir ini tidak hanya terinspirasi dari Iron maiden, tapi juga didesain bersama dengan band heavy metal asal Inggris tersebut. The Trooper dibuat oleh Robinsons Brewery dan diberi nama “The Trooper” yang merupakan single Iron Maiden pada tahun 1983. Gambar label di botol ini menampilkan sosok prajurit tengkorak yang bergerak maju sambil memegang bendera Union Jack yang compang-camping. Gambar itu sama seperti bendera yang sering dikibarkan sang vokalis Bruce Dickinson selama konser Iron Maiden. Presentase alkohol dalam bir ini berjumlah 4.7% ABV dan memiliki cita rasa sitrus yang kuat.

Heavy Seas’s Smoke on the Water Porter

Meskipun ada emblem sebuah tengkorak besar dan dua tulang yang saling menyilang, tidak ada keraguan bahwa Smoke Seas ‘on the Water Porter terinspirasi oleh hit Deep Purple pada tahun 1973 yaitu “Smoke on the Water.” Dari lirik lagu sampai malts panggang yang digunakan dalam pembuatan bir tersebut, jejak Deep Purple sangat kuat dalam porter ini. Bersama dengan presentase ABV 8.0%, Heavy Seas’ Smoke on the Warter Porter terkenal berkat rasa coklat, kecap, dan cita rasa malt panggang.

Abita Brewery’s Purple Haze

Bir ini diapresiasikan untuk seorang Jimi Hendrix yang telah membuat lagu berjudul “Purple Haze” di tahun 1967. Maka, nama bir ini mengikuti judul lagu tersebut dengan ditambahkan Abita di depannya. Selain raspberry, Purple Haze dibuat dengan hop Vanguard, pilsner, dan gandum. Dengan rasa manis yang menyegarkan, bir ini cocok digunakan sebagai minuman pencuci mulut oleh peminum yang sering memasangkan bir dengan coklat, kue sifon atau makanan penutup berbasis mascarpone. Abita Purple Haze ini punya presentase alkohol sebesar 4.2% ABV.

Dogfish Head Craft Brewery’s Faithfull Ale

Tak ada brewery yang menjunjung komitmen setinggi Dogfish Head. Ia telah merilis seri bir yang terinspirasi dari musik; memberikan penghormatan pada Miles Davis, The Grateful Dead, Deltron 3030, Robert Johnson, serta dalam rangka selebrasi peringatan 20 tahun terbentuknya band Pearl Jam. Di tahun 2011, Dogfish Head Craft Brewery telah merilis sebuah Belgian-style ale bernama Faithfull, yang merujuk pada lagu Pearl Jam di tahun 1998 yang berjudul “Faithfull”. Pada label botol menampilkan nama band yang menonjol di bagian depan untuk menunjukan keberhasilan 20 tahun Pearl Jam. Minuman ini dibuat dengan beri hitam dan memiliki ABV sebesar 7.0%

Share this article :
Vantage Banner Ads