Vanews

Tentang FaceApp: Aplikasi Penyulap Penampilan Menjadi Sempurna

Aplikasi FaceApp
Tentang FaceApp: Aplikasi Pengubah Penampilan Wajah

Pandemi membuat banyak orang mengeksplorasi hal-hal baru. Salah satu yang sedang di gandrungi adalah FaceApp. Aplikasi yang satu ini memungkinkan penggunanya untuk mengubah tampilan wajahnya menjadi sosok yang berbeda. Fitur ini pun sedang banyak digunakan dan ramai terlihat di media sosial. Meski terlihat menyenangkan, beberapa ahli meragukan keamanan data para penggunanya.

Beberapa waktu belakangan ini banyak dijumpai di media sosial unggahan netizen yang mengubah penampilan wajahnya menjadi terlihat berbeda. Setelah ditelusuri ternyata fenomena ini dibantu dengan sebuah aplikasi bernama FaceApp. Aplikasi tersebut memungkinkan para penggunanya untuk mengubah penampilan wajah menjadi terlihat berbeda dan bahkan bisa membuat wajah berubah menjadi sosok pria atau wanita.

Dilansir dari Independent, FaceApp menggunakan artificial intelegence (AI) untuk mengubah foto pengguna untuk terlihat lebih muda ataupun tua, atau mengubah penampilan menjadi pria atau wanita secara instan.

Cara kerja aplikasi FaceApp adalah pengguna harus mengirimkan foto ke aplikasi untuk mengubah penampilannya. Lalu Algoritma mengambil input wajah pengguna dan menyesuaikannya untuk menjadi tampilan lain. Bahkan aplikasi tersebut dapat memproses ekspresi wajah yang kosong dan marah menjadi terlihat bahagia dan dapat mengubah riasan wajah.

Fitur kecerdasan buatan tersebut yang akhirnya membuat FaceApp kembali viral. Pada 2019 lalu, aplikasi buatan Rusia itu sempat ramai diperbincangkan kala tantangan Age Challenge. Dan pada saat ini, FaceApp kembali viral berkat tantangan Oplas Challenge. Banyak kalangan mulai dari masyarakat biasa hingga public figure menggunakan aplikasi ini.

Namun belakangan, fenomena FaceApp meninggalkan sebuah masalah yang berkaitan dengan isu keamanan data. Dilansir dari BBC, pengembang FaceApp, Joshua Nozzi sempat menyatakan bahwa aplikasi tersebut mengambil foto para penggunanya tanpa izin. Meski begitu pihak FaceApp membantah bila FaceApp memanfaatkan foto para penggunanya untuk keuntungan perusahaan.

“Tidak, kami tidak menggunakan foto semacam itu untuk menguji sistem pengenal wajah,” ujar Direktur Operasional FaceApp, Yaroslav Goncarov dikutip dari BBC.

“Kami menggunakannya (foto) hanya untuk proses mengubah wajah,” tambah Goncarov.

Isu keamanan data tersebut mencuat karena FaceApp dianggap memanfaatkan data para penggunanya untuk kepentingan iklan. Salah satu pihak yang berpendapat adalah Steven Murdoch, peneliti di University College London.

“Akan lebih baik lagi privasi publik saat perubahan foto terjadi di ponsel mereka, walau prosesnya akan lebih lambat, menggunakan lebih banyak daya dan memungkinkan teknologi FaceApp dicuri,” tutur Murdoch dikutip dari BBC

“Banyak perusahaan aplikasi tahu hampir semua orang tidak membaca kebijakan privasi, sehingga mereka meminta beragam hak dan siapa tahu itu dapat berguna, walau dalam rencana umum itu tidak mereka butuhkan,” tambah Murdoch.

Meski begitu pihak FaceApp kembali membantah anggapan ini dengan mengatakan bahwa aplikasi tersebut hanya mengambil keuntungan dari fitur premium berbayar.

Jadi, setelah mengetahui isu keamanan dari FaceApp, apakah Anda masih ingin menggunakannya?

Kredit foto: Combin Blog

Vantage

Suzanna Adalah Setan Terbaik Pujaan Kita Semua

Previous article

Luar Biasa, Jadon Sancho!

Next article

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *