Meski Pandemi, Venice Film Festival ke-77 Tetap Digelar Secara Langsung

Seperti yang diketahui bersama, pandemi Covid-19 praktis membuat perhelatan besar di seluruh dunia tahun ini dibatalkan. Faktor keselamatan dan kesehatan menjadi alasan utama mengapa banyak acara besar dikorbankan. Namun dibalik semua itu, Venice Film Festival muncul menggebrak dengan tetap melaksanakan acara di tengah pandemi. Ajang penghargaan film legendaris itu tetap berjalan secara normal meski harus melakukan beberapa pembatasan.

Venice Film Festival ke-77 2020 menjadi perhelatan besar pertama yang digelar sejak pandemi Covid-19 mewabah. Festival film tersebut berlangsung pada 2-12 September 2020. Dilansir dari Reuters, satu minggu sebelum penyelenggaraannya Venice telah mengeluarkan pedoman kesehatan yang harus diterapkan selama sepuluh hari penyelenggaraan.

Pihak penyelenggara Venice Film Festival tahun ini telah menyiapkan beberapa hal untuk memastikan protokol kesehatan tetap terjaga. Seperti menyediakan masker, hand sanitizer, dan pemberlakuan jarak sosial. Dengan segala persiapan tersebut, Venice Film Festival percaya diri untuk menggelar acara secara langsung. Alih-alih menyelenggarakannya secara virtual seperti beberapa festival lainnya.

Penjualan tiket acara pun telah dimulai sejak 21 Agustus lalu. Pada hari yang sama, pihak penyelenggara juga merilis pedoman kesehatan yang harus dipatuhi para tamu dan pengunjung untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Selain menyiapkan beberapa pedoman, Venice Film Festival 2020 juga memastikan pada venue acara akan dilengkapi dengan pemindai suhu tubuh pada setiap pintu masuk. Hal ini dimaksudkan untuk mengukur suhu tubuh para pengunjung festival. Menurut pedoman yang dibuat oleh Venice Film Festival, siapapun yang memiliki suhu tubuh di atas 37,5°C akan dilarang masuk ke venue acara.

Pihak penyelenggara juga menempatkan pemindai suhu tubuh di pintu masuk ruang pemutaran film. Sementara untuk hand sanitizer dan desinfektan akan ditempatkan di semua tempat mulai dari ruang pemeriksaan, pintu masuk, aula, hingga titik pertemuan. Venice Film Festival juga mengharuskan pengunjung untuk memakai masker dan menjaga jarak sosial.

Pengunjung Dilarang Mendekat ke Red Carpet

Sementara untuk pertama kalinya adalam sejarah Venice Film Festival, publik tidak akan diizinkan mendekat ke area Red Carpet karena pemberlakuan aturan jaga jarak sosial. Dengan peraturan maka dipastikan tidak ada momen pemberian tanda tangan atau selfie dari selebriti ternama. Kebijakan lainnya, para tamu undangan Venice Film Festival yang berasal dari luar Eropa diharuskan untuk menyerahkan hasil tes Covid-19 sebelum keberangkatan dan setibanya mereka di kota Venice.

“Kita perlu membuka lagi bioskop. Kami juga perlu mendistribusikan film baru dan mulai membuat film baru kembali. Saya berharap festival ini akan menjadi tanda solidaritas dan dorongan bagi semua orang yang terlibat dalam industri perfilman,” ujar sutradara Alberto Barbera dikutip dari Reuters.

Pada perhelatan Venice Film Festival tahun ini diperkirakan akan dihadiri sejumlah pesohor antara lain aktris asal Australia Cate Blanchett, yang akan memimpin juri, aktor AS Matt Dillon dan sutradara Spanyol Pedro Almodovar. Aktris Inggris Tilda Swinton juga diharapkan hadir untuk menerima Lifetime Achievement.

The Best Looks From the 2020 Venice Film Festival - Fashionista
Tilda Swinton di Venice Film Festival 2020. Sumber: Fashionista

Beberapa kategori yang dilombakan pada ajang ini diantaranya, penghargaan Golden Lion untuk film terbaik mencakup 18 judul film, berkurang 3 film bila dibandingkan dengan tahun lalu. Sekitar 50 negara dikabarkan ikut serta dalam ajang Venice Film Festival. Indonesia juga ikut serta dengan diwakili film berjudul Penggantian yang akan tayang dalam program Venice VR Expanded.