Sebuah Penutup yang Paripurna dari Flavs Virtual

Selesai sudah gelaran Flavs Virtual pada akhir pekan kemarin. Selama dua hari, festival yang menampilkan banyak musisi hip hop, soul, dan R&B ini sukses membayar rasa rindu akan hadirnya sajian festival musik berkelas di tengah pandemi. Puncaknya, pada hari terakhir kemarin Flavs Virtual ditutup oleh serangkaian penampil yang sudah memiliki nama besar di masing-masing panggung acara.

Selama dua hari atau tepatnya pada 15-16 Agustus kemarin, Flavs Virtual sukses menghibur para penikmat musik melalui gelarannya. Mengusung konsep virtual, nyatanya festival yang satu ini mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan meski para penonton hanya menyaksikan gelaran ini di kediamannya masing-masing.

Setelah hari pertama yang menyenangkan, Flavs Virtual menggelar hari terakhirnya dengan sempurna. Keempat panggung sukses menampilkan deretan lineup yang sangat ditunggu-tunggu para pecinta musik.

Boombox Stage

Pada panggung Boombox Stage, grup musik Fade2Black membuka gelaran di sore kemarin. Grup yang beranggotakan Santoz, Tito, Reza dan Nizto saat tampil total membawakan delapan lagu. Di salah satu setlistnya, grup yang pernah berkolaborasi dengan Bondan Prakoso itu membawakan beberapa lagu hitsnya, yakni ‘Ya Sudahlah’, ‘Bunga’, dan ‘Kita Selamanya’.

“Kami turut prihatin dengan apa yang sekarang terjadi. Ini saatnya kita berevolusi, beradaptasi dengan hal baru, new normal is new you. Flavs juga menjadi sesuatu yang baru dan gokil,” ujar Tito saat menyapa penonton.

Setelah Fade2Black, panggung Boombox Stage berturut-turut di ramaikan oleh Indonesian Hip Hop Machine Project, Reza Artamevia, Pon Your Tone Soundsystem, dan ditutup oleh grup musik R&B kawakan, T-Five.

Ryhme & Grind Stage

Sementara di Ryhme & Grind Stage, penyanyi hip-hop asal Yogyakarta, Sade Susanto membuka panggung tersebut dengan meriah. Setelahnya secara berturut-turut Jemima, Marcel, Laze, dan Maliq & D’Essentials berhasil meramaikan hari kedua panggung Ryhme & Grind Stage.

Laze yang tampil di panggung tersebut sukses memberikan penampilan terbaiknya. Penyanyi yang memiliki nama asli Havie Parkasya itu membawakan beberapa karyanya yang telah dikenal luas seperti ‘Mengerti’, ‘Dari Layar’, ‘Cerita Benar’, ‘Peringatan’, hingga lagu terbarunya yang berjudul ‘Turun dari Langit’.

Setelah Laze, penampilan Maliq & D’Essentials menutup panggung Ryhme & Grind Stage dengan indah melalui setlist andalannya. Angga dan kawan-kawan sukses mengajak penonton di rumah untuk ikut bernyanyi dan berjoget bersama meski secara virtual. Total band pelantun “Dia” itu membawakan sembilan lagu pada malam kemarin.

“Terima kasih, akhirnya kita manggung lagi di suasana festival. Kita takut lupa lirik dan lagu bahkan. Kita udah lama enggak manggung, kalau ada yang salah-salah mohon dimaklumi,” ujar Angga menyapa penonton di rumah.

Bounce Stage

Bounce Stage juga tak ketinggalan menyuguhkan sajian menarik di Flavs Virtual kemarin. Dibuka oleh penampilan dari Teddy Adhitya, panggung tersebut berturut-turut diramaikan oleh Adrian Khalif, Gamaliel, dan grup hiphop era 90an, Neo. Grup yang terkenal dengan lagunya berjudul ‘Borju’ itu sukses membawa nuansa nostalgia pada masa jayanya. 

Panggung Bounce Stage kemudian ditutup oleh musisi hiphop kenamaan tanah air, Tuan Tigabelas. Penyanyi yang biasa disapa Upi itu tampil bersama kolektif Westwew Squad. Ia pun menyanyikan beberapa lagu hitsnya seperti ‘Faith’, ‘Champions’, ‘Last Roar’, dan beberapa lagu lainnya. 

Downtown Cypher Stage

Sedangkan di panggung Downtown Cypher Stage, tercipta keseruan yang dirangkai oleh Joe Million, Vocalizm, Krowbar, Insthinc, Regular Kid, Epo D’Fenomeno, Rap Legacy, dan Evildope. Kemeriahan kemarin semakin semarak dengan adanya kompetisi Freestyle Rap Session yang diakhiri oleh pengumuman pemenang.