Raya Satu Tahun Kilo Lounge Jakarta

Nafas hura kembali berhembus di Gunawarman. Menyeruak lagi, Kilo Lounge jadi aktor utama dalam perhelatan akbar raya pesta hari jadi pertama nya di wajah dansa Ibu Kota. Berdiri tegak satu warsa lengkap dengan segala stigma positif mengenai nama besarnya adalah pencapaian apik. Hingga status sebagai titik panas pesta bagi beberapa kalangan yang mengibarat tempat ini sebagai salah satu yang paling super intim pun sakral.

Bahana nada malam tersebut dipimpin langsung para imam tekemuka dari ragam genre. Dentumnya dimulai sejak sore sedari pukul 7. Dibuka oleh Jacatra dengan aliran Jazz, Soul dan Funk, dilanjut dengan irama House dan Techno dari komplotan legenda Future10 serta Sunset People Project, kemudian ditutup menawan oleh DJ Internasional sekelas Rossi, seakan menjadi paket lengkap hajatan meriah nan prestisius.

Bartender sibuk meramu minuman, freeflow drinks sepanjang malam dan ragam cemal-cemil di hidangkan bersautan dengan dansa tiada usai buah luapan senang dari para hadirin undangan. Tidak lupa bagaimana tata lampu indah, kilauan warna-warni cahaya hasil karya Jakarta’s Collectives Wall of Fame. Hingga free photoboth guna merekam jejak bahagia malam tersebut.

Kurasi tamu yang hadir adalah padupadan lapisan penggila irama dari segala segi demografi dan latar. Lokal hingga expatriat, millennial hingga para boomers, pengkarya hingga kritikus juga para aktivis olahraga ajojing menyatupadu dalam naungan bahagia dan bahana-bahana yang tergema dalam bunker elegan Kilo Lounge.

Kilo Lounge adalah projek yang terlahir dari negeri bahagia Singapura. Invasinya masuk ke ranah pesta Ibukota sejak awal 2018, berkembang pesat hingga melebarkan sayap naungnya kearah timur Indonesia hingga resmi melabuhkan pasukan di Pulau Dewata beberapa pekan lalu. Selayaknya tujuan awal, Kilo Lounge dicipta sebagai cocktail lounge dan emporium musik dalam suasana bar underground.