Konser Musik Normal Diprediksi Baru akan Ada Tahun 2022 Mendatang

Selama pandemi berlangsung, konser musik praktis beralih ke platform digital karena alasan kesehatan. Kini setelah berbulan-bulan lamanya, banyak penggemar musik sudah merindukan lagi menonton konser secara langsung. Kerinduan ini pun semakin tak terbendung kala fase new normal mulai digaungkan. Namun dengan terus meningkatnya penyebaran Covid-19, konser musik pun harus tetap ditunda sedikit lebih lama. Setidaknya hingga tahun 2022 mendatang.

Co-Founder dari festival musik terkemuka Lollapalooza, Marc Geiger memprediksi jika konser musik belum akan digelar setidaknya hingga tahun 2022 mendatang. Prediksi ini ia sampaikan dalam wawancaranya dalam ‘Bob Lefsetz Podcast’ beberapa waktu yang lalu. Geiger memperkirakan jika acara macam konser musik atau perhelatan olahraga masih tetap terdampak pandemi Covid-19 sampai virus tersebut benar-benar terkendali.

“Pendapat jujur saya, konser musik akan berlangsung pada 2022 mendatang. Pasti akan selama itu. Maksud saya, ekonomi germaphobic perlahan-lahan mati dan akan digantikan oleh claustrophobia. Saat itulah orang ingin keluar dan pergi makan malam dan menjalani hidup mereka, pergi ke festival,” ujar Geiger dilansi dari NME.

Lollapalooza menyusul event besar lain yang terpaksa membatalkan perhelatannya. Sumber: twitter.com/lollapalooza

“Seperti itu prediksi saya, pastinya akan memakan waktu karena acara dengan potensi penyebaran besar macam olahraga, pertunjukkan, hingga festival akan tidak terlaksana dengan normal selama virus corona masih menyebar,” tambah mantan Head of Music di WME itu.

Lebih jauh Geiger memprediksikan jika dalam enam bulan ke depan, industri musik akan mengalami masa yang lebih sulit ketimbang enam bulan sebelumnya. Banyak kendala yang akan dihadapi penyelenggara konser untuk dapat kembali menggelar acara. Peraturan jaga jarak hingga tanggung jawab kesehatan masih tetap menjadi prioritas utama.

“Enam bulan ke depan mungkin lebih menyakitkan daripada enam bulan terakhir, dan mungkin enam bulan berikutnya bahkan lebih itu,” tandas Geiger memprediksi masa depan industri musik.

Di Indonesia sendiri, konser musik pun telah lumpuh sejak pandemi Covid-19 melanda. Banyak konser dan festival yang memindahkan perhelatannya ke platform digital. Namun munculnya tatanan kehidupan baru memunculkan inovasi dalam perhelatan konser musik. 

Salah satunya dengan adanya rencana untuk mengadakan konser drive-in beberapa waktu ke depan. Beberapa pihak pun telah mengonfirmasi rencana tersebut, salah satunya adalah band legendaris Kahitna yang akan merayakan 34 tahun kiprahnya di blantika musik Indonesia. Konser mereka akan diselenggarakan dengan konsep drive-in dan tanggal diselenggarakannya masih dirahasiakan pihak penyelenggara.