Goodnight Electric Rilis Erotika/VCR dengan Meriah di Duck Down Pizza Party

Seperti biasanya, kemeriahan tanpa henti hinggap di Duck Down Pizza Party. Diantara kemeriahan itu Goodnight Electric datang menjadi pembeda. Band penguasa pensi era 2000-an ini kembali menelurkan karya terbaru bertajuk “Erotika” dan disambut meriah oleh fans setia mereka. Single ini dirilis dalam bentuk Vinyl dan CD, serta menjadi materi lanjutan Goodnight Electric yang menggunakan lirik berbahasa Indonesia.

Goodnight Electric kembali meramaikan blantika musik Indonesia. Band yang beranggotakan Henry Foundation (vokal), Oomleo (synthesizer), dan Bondi Goodboy (synthesizer) ini merilis single yang bertajuk “Erotika”. Single ini merupakan materi kedua setelah sebelumnya “VCR” yang rilis pada Agustus 2019 lalu.

Rilisan ini menunjukkan eksistensi band beraliran synthpop ini. Berawal dari mengikuti tur Ruru Radio di tahun 2015, Goodnight Electric kembali diundang bermain di festival besar. Sebut saja Soundrenaline dan We The Fest telah mereka ikuti. Secara tidak langsung, hal ini menunjukkan ketertarikan audience terhadap musik Goodnight Electric masih tetap hidup.

“Jadi setelah ikut turnya Ruru Radio sekitar tahun 2015 ternyata masih ada demand-nya gitu kan. Setelah tur itu imbasnya lumayan bagus karena kita diundang main di Soundrenaline beberapa kali, We The Fest juga, pokoknya festival gede-gede gitulah. Kita liat demand-nya masih ada cuma materinya masih lama semua hahaha,” ungkap Henry Foundation saat ditemui di Duck Down Kemang, Jakarta Selatan.

Produksi materi “Erotika” dan “VCR” menjadi kali pertama Goodnight Electric melibatkan Stevesmith alias Randy Danistha dan Nara Anindyaguna sebagai produser. Henry menyatakan bahwa mereka membutuhkan masukan lain untuk keluar dari ‘zona nyaman’.

Acara perilisan “Erotika” ini dilakukan secara intim oleh Goodnight Electric. Memilih Duck Down Pizza Party sebagai tempat perhelatan, Band asal Jakarta ini ingin lebih dekat dengan para penggemar dalam merayakan perilisan ini. Konsep DJ set dan karaoke menjadi ramuan pas agar fans setia dapat menikmati acara dengan maksimal.

“Daripada kita mundur rilisnya terus mikirin showcase-nya, mending kita buat media gathering terus party aja udah. Pendengar Goodnight juga tahu kalau kita semua suka nge-DJ, karaoke, dan party. Mereka (fans) juga enggak masalah kita dengan DJ set begini. Kita juga jual vinyl dan ngadain foto dan signing session. Biar intimate aja sih jadi bisa ngobrol langsung dengan fans,” ujar pria yang akrab disapa Betmen tersebut.

DJ Set yang dibawakan Henry Foundation dkk terasa sukses mengajak pengunjung ber-ajojing ria. Keahlian Oomleo dalam memandu karaoke turut membawa pengunjung untuk larut dan menyanyikan setlist 90’an yang ia bawakan. Suasana Duck Down pun menjadi sangat meriah.

“Gue tau acara ini tuh dari grup Whatsapp Good Friends (fans Goodnight Electric) ya. Alasan gue dateng ya gue menantikan single terbaru mereka sih. Selain itu juga reuni sama anak Good Friends yang lain juga,” Ujar Retha, salah satu pengunjung sekaligus penggmar setia Goodnight Electric.

Yang menarik dalam perilisan ini adalah pertama kalinya Goodnight Electric mengeluarkan lagu berbahasa Indonesia. Hal ini menjadi kejutan bagi para penggemar sekaligus jadi warna baru dari band beraliran synthpop ini.

“Akhirnya nih GE (Goodnight Electric) ngeluarin lagu berbahasa Indonesia. Gue yang kayak Amaze juga dan walau pake Bahasa Indonesia tetep bisa joget tipis-tipis hahaha.” Tutur Fergie, yang juga jadi salah satu fans Goodnight Electric.

Acara perilisan ini ditutup oleh lagu “Erotika” dan “VCR”. Sontak mereka mendapatkan sambutan meriah dan para pengunjung ikut menyanyikan lagu tersebut dengan khidmat.