Slits Berikan Pilihan Suasana Serta Cocktail Berbeda Dari Tempat Lain

Mengambil tempat di kawasan Dharmawangsa, Slits seperti menjadi udara segar bagi para penikmat cocktail di Selatan Jakarta. Mengandalkan berbagai macam menu cocktail yang berada di level premium, bar yang buka dari jam 6 sore ini tampil meyakinkan dengan interior-nya yang mengingatkan kita terhadap bar-bar di negeri Sakura.

Tempatnya agak sedikit ajaib. Terletak di bagian belakang Pelapas Dharmawangsa, lantai 2, Slits seperti tidak mau ketahuan jika ada di situ. Bahkan ketika memasuki tempat makan berkonsep gabungan ini, tidak ada satu pun signage yang menunjukan bahwa ada bar bernama Slits di bagian belakangnya. Namun sekalinya masuk, kita seperti tidak diizinkan untuk keluar cepat-cepat dari Slits, saking bar tersebut sanggup memberikan kenyamanan yang luar biasa bagi para pengunjungnya melalui layout mereka yang super nyentrik. Nampak jelas warna warni yang terpengaruh Basquiat menyemburat rata di sisi-sisi tempat ini.

Ada Sensoria yang merupakan campuran bourbon, angostura bitter lemon, dan ginger ale. Lalu Slits juga punya Laura Palmer, yang berbahan dasar Drambuie, kombucha, serta club soda. Bar ini juga menjual Bulleit Rye, Bulleit Bourbon, Jameson, Monkey Shoulder,Penny Packer, Hendrick’s, Gordon’s, Nusa Cana, Amaretto, Drambuie, Choya Umeshu, dan Don Julio Reposado secara terpisah.

Untuk cocktail unggulan, Slits menghadirkan judul-judul lagu kesukaan mereka yang terkurasi dengan baik. Sehingga bagi siapapun yang datang ke tempat ini, nama-nama menu cocktail seperti Vapour Trail (diambil dari hit milik Ride), Psycho Killer (tembang terbaik dari Talking Heads), Mammagamma (lagu The Alan Parsons Project yang paling terkenal), akan mencuri perhatian. Dan ketika satu per satu dicoba, rasanya sangat enak, plus memberi efek agar para tamu yang mencicip minuman-minuman tersebut, akan betah berlama-lama nongkrong di Slits.

Bagi yang ingin mencoba menu minuman lainnya, Slits pun menghadirkan Old Fashioned (bulleit rye whiskey, angostura bitter, orange peel), Negroni (hendrick’s gin, Campari, martini rosso), Gin Fizz (hendrick’s gin, lemon, egg white, club soda), Prosecco (Italian sparkling wine), Red Wine, Beer, dan Beertail (lychee/blackcurrant/strawberry liqueur beer).

Untuk makanan, cheese burger, shrimp toasties, fried fish, jerk fried chicken dan mr. fingers, dijadikan andalan oleh Slits. Bar ini bak harta karun terpendam di Jakarta Selatan. Selain cocktail dan makanannya enak, Satu lagi yang membuat tempat ini memiliki nilai lebih adalah sajian-sajian musiknya. Disjoki yang bermain, selalu memutar lagu-lagu yang merepresentasikan Slits-nya sendiri, yakni: tidak ingin terlalu terlihat, nyaman, dan menyenangkan. Silahkan datang untuk membuktikannya langsung.