Lawless Burger Bar Yang Fenomenal

Dengan mengambil lokasi di daerah Kemang, Lawless Burger Bar yang baru berdiri dua tahun lalu ini berhasil menggaet pasar milenial sebagai customer tetap mereka. Tidak hanya muda mudi yang berasal dari Jakarta Selatan saja, pelanggannya datang dari berbagai penjuru ibu kota. Bahkan beberapa waktu lalu mereka sempat melawat kota kembang untuk mengadakan pop up weekend yang berlangsung dua hari saja. Hasilnya spektakuler, semua burger sold out!

Lawless Burger Bar tepatnya berada di Jl Kemang Selatan VIII no 67, dan terlihat stand out di antara bangunan-bangunan yang berderet di sekitarnya. Tempat tersebut merupakan kepanjangan bisnis dari Lawless yang fokus terhadap t-shirt, merchandise, plus tato. Bar ini juga mampu mendapatkan riak kebutuhan tempat nongkrong sekaligus makan yang sesuai dengan keinginan remaja ibu kota.

Beberapa Gen X pun nampak terlihat sering mondar mandir keluar masuk tempat ini, entah itu hanya untuk menyantap menu burger-nya saja yang memang favorit sekali, atau ada juga yang datang buat sekedar mendinginkan otak dengan meminum beberapa botol bir yang juga menjadi menu minuman dari Burger Bar ini. Disain dan interior yang heavy metal, seperti tempelan poster-poster acara rock bersejarah dari berbagai negara, serta tempelan stiker band-band metal panutan, menyebar secara rata di berbagai sudut bar ini.

Beberapa nama beken di industri seni musik keras Indonesia seperti Arian 13, Sammy Bramantyo, yang notabene merupakan personil Seringai, tercatat sebagai Co-Founder Lawless Burger Bar. Ditambah Gofar Hilman, seorang pemuka pergaulan negeri ini yang namanya sedang melangit berkat kecerkasan kontennya di berbagai platform media sosial. Plus ditambah dua orang partner lagi, mereka bersama-sama membesarkan Lawless Burger bar menjadi sebuah burger bar yang dibanggakan oleh remaja metropolitan.

Menu-menu yang ada di Lawless Burger Bar namanya diambil dari plesetan musisi, album, maupun band referensi para pemiliknya. Sebut saja The Lemmy Burger yang namanya diambil dari almarhum Lemmy vokalis dan pemain bas Motorhead. Philly Anselmo yang merupakan  cheese steak sandwich dan namanya diambil dari Phil Anselmo vokalis Pantera. Lalu Sabbath Burger yang tentunya nama tersebut diambil dari band Black Sabbath. Kemudian chicken sandwich The Great Southern Trendkill yang diambil dari salah satu judul album Pantera. Dan Motley Burc burger, yang namanya sudah pasti terpengaruh dari Motley Crue. Semua menu-menu di atas sudah terpatri dengan baik di memori para milenial Jakarta.

Bagi Anda penikmat bir, Lawless Burger Bar punya bir semacam Bintang, Radler, Heineken, Erdinger Dunkel, San Jose, Trooper Beer, dan Erdinger Weissbier. Jangan lupa, mereka juga memiliki cocktail by bucket seperti Lawless Bucket, Black Lawless Sour, dan Cuervo Margarita. Selain itu, ada juga Monkey Shoulder Whiskey, John Jameson, Jack Daniels, Jim Beam, Maccalan, Gilbey’s, Red Royal, Blue Royal dan Gold Royal untuk mereka penyuka whiskey.

Untuk penggemar vodka, Lawless Burger Bar juga ada Smirnoff dan Gilbey’s Vodka. Di hari-hari tertentu tempat ini juga mengadakan live music untuk menemani malam-malam kongkow para loyalisnya. Tertarik? Datang dan kenyangkan perut Anda dengan burger mereka, lalu tutup dengan bir favorit Anda!