Persahabatan Intisari dan Anggur Merah

Ternyata pandemi tidak menyurutkan orang-orang pencari pencerahan untuk tetap berburu kewarasan likuid demi kehidupannya. Waras yang dimaksud di atas adalah minuman fermentasi Intisari dan Anggur Merah.

Kedua minuman ini menjadi pemuncak klasemen di kalangan pecinta fermentasi lokal. Terbukti dengan pesatnya penjualan mereka hampir di segala kota Nusantara. Di mana Intisari dan Anggur Merah di dalam setiap malamnya hampir selalu diburu para pemanja kehausan pelepas penat.

Intisari adalah pemuas dahaga, sementara Anggur Merah merupakan teman teristimewa penghindar stres. Penggemarnya tidak hanya datang dari kalangan tertentu. Hampir semua level merasa cocok dengan rasanya, apalagi efek yang didapatkan setelah meminumnya.

Intisari ramah, Anggur Merah merekah. Keduanya mudah didapatkan di kedai-kedai jamu perkotaan. Meski beberapa penjual ketika ditanya penulis sempat berujar, bahwa mereka main umpet-umpetan dengan petugas dalam hal jual beli minuman-minuman ini. Kok aneh ya? Minuman ini legal, bukan narkotika, namun terjadi penghalang-halangan terhadap peredarannya.

Lupakan drama antara penjual dan petugas, cari saja kedua minuman ini, untuk menjadi sahabat spesial Anda di kala Pandemi.