Beer Brother Buktikan Kemang Masih Menyalak

Sebagai salah satu tempat influensial di pertengahan era 2010-an, tempat ini menjumput sejumlah cerita perbiran kawula muda dari berbagai penjuru angin Jakarta.

Menjual macam-macam minuman beralkohol seperti Smirnoff, Captain Morgan, Jack Daniels, dan Chivas Regal, serta beberapa jenis bir seperti Guiness, Bintang, Anker, Eldiablo, plus Alblens, Beer Brother menjadi ajang pertemuan muda mudi amor alias anak motor Selatan Jakarta dan sekitarnya.

Tempat ini disinyalir menjadi salah satu tempat ngebir yang paling murah di Jakarta yang kuat dan kental dengan rona kayunya. Hal tersebut memunculkan aura keakraban maksimal, yang menyebabkan Beer Brother menjadi salah satu beer house paling diburu para amor, karena unsur akrab barusan. Bagi yang belum pernah ke sana, coba saja Anda sekali-sekali datang ke tempat ini. Teruntuk yang tidak terbiasa dengan kerumunan remaja, mungkin akan sedikit merasa terganggu dengan kebisingan mereka. Namun untuk yang sudah mahfum dengan roda kehidupan malam muda maupun dewasa di macam-macam club, niscaya hal itu tidak akan mengganggu ketenteraman waktu ngebir Anda.

Sering juga digunakan sebagai ajang brand engagement, Beer Brother menjadi akrab dengan band-band keras juga pop semacam Kelompok Penerbang Roket, Seringai, The Sigit, Teenage Death Star, The Brandals hingga Barasuara, dan disjoki-disjoki populer semacam Yasmin, Diskopantera, sampai Dipha Barus, yang sering digunakan brand sebagai influencer penarik masa dalam acara-acaranya. Tentu saja hal ini membawa nilai plus bagi Beer Brother, di mana mereka mendapat tambahan pengunjung baru melalui kegiatan-kegiatan brand activation tersebut.

Meski Kemang sudah tidak seseksi dulu lagi, Beer Brother masih punya taji dalam hal mempertahankan kepuasan langganannya. Di mana tempat ini masih bisa beroperasi hingga sekarang, di tengah-tengah kelesuan hiburan malam kawasan Kemang. Bersama Queens Head, Lawless Burger Bar, Hotel Monopoli, Parc 19, Eastern Promise, Beer Garden Jalan Benda, dan Duckdown Pizza Party, mereka bersikukuh tegas bahwasanya Kemang masih menyala dan menyalak.

Satu hal lagi, walau gempuran berbagai club dan bar di Gunawarman, Senopati, dan SCBD semakin trengginas, jangan lupakan juga kehadiran tempat-tempat baru di Serpong dan PIK (Pantai Indah Kapuk) yang mulai memegang peranan penting dalam industri hiburan malam Jakarta dan sekitarnya saat ini. Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah yang cukup berat bagi para pelaku, di mana tantangan kreativitas dalam divisi servis menjadi poin utama yang harus selalu ditingkatkan agar mereka tetap bertahan dan dicintai pelanggan.