Senayan Skateboarders: Salah Satu Dedengkot Subkultur Ibu Kota

Jakarta sebagai Ibu Kota menjadi pintu masuknya arus budaya dari luar negeri. Maka tak heran bila subkultur dari luar negeri melebur dengan begitu alaminya di kota ini. Salah satu subkultur yang cukup mendapatkan ruang di Jakarta adalah skateboard. Olahraga ini begitu digemari oleh generasi muda sejak kemunculan di Indonesia pada puluhan tahun lalu. Ada satu komunitas yang berperan besar dalam pesatnya perkembangan skateboard di dalam negeri yakni Senayan Skateboarders. 

Skateboard di Indonesia kini tak hanya sebagai berkembang menjadi salah satu olahraga yang cukup digemari. Bisa dibilang ada satu komunitas yang bertanggung jawab untuk itu. Tak lain adalah Senayan Skateboarders. Kehadiran komunitas ini menjadi wadah bagi para pencinta olahraga ekstrem ini untuk menggali informasi. Mengingat pada awal kemunculannya, skateboard sempat menjadi hal terlarang karena dianggap merusak fasilitas umum.

Perkumpulan yang umurnya sudah lebih dari seperempat abad itu memang telah membuktikan sumbangsihnya pada dunia skateboard tanah air. Tak hanya menjadi wadah berkumpul, komunitas ini juga melahirkan para skaters yang bertalenta dan memiliki prestasi membanggakan. Komunitas ini telah menjadi inkubator bagi nama-nama tenar di dunia skate, sebut saja Indra 7, Bima G, Claude Hutasoit, Reno Pratama, hingga Pierre Roland. 

Kami pun sempat hadir dalam momen perayaan 25 tahun berdirinya Senayan Skateboarders pada November silam. Pada momen tersebut terekam jelas betapa solidnya komunitas ini meski umurnya telah menginjak 25 tahun. Berisikan anggota yang berasal dari beragam latar belakang dan profesi, membuat komunitas ini menjadi perkumpulan yang mampu menyatukan segala perbedaan.

“Kita juga disini engga sekedar nongkrong aja, tapi kita akhirnya jadi sesuatu. Skateboard sudah bukan sekedar lifestyle tapi udah jadi budaya dari kehidupan lo sendiri, istilahnya begitu.” ujar Indra 7, saat kami temui di perayaan 25 tahun Senayan Skateboarders

Testimoni menarik lainnya juga kami dapatkan dari pro-skateboarder andal jebolan komunitas tersebut, Reno Pratama.

“Impact Senayan Skateboarders buat kehidupan gue segalanya sih. Kalo tanpa Senayan Skateboarders gue nggak akan jadi seperti sekarang ini, gue nggak kenal bagaimana caranya tanggung jawab, caranya untuk disiplin. Senayan Skateboarders bukan sekedar sekolah sih, banyak hal yang bisa gue dapetin disini,” ujar sang skater sekaligus musisi, Reno Pratama.

Kini setelah melewati seperempat abad, komunitas Senayan Skateboard semakin mengukuhkan eksistensinya di ranah subkultur Ibu Kota. Mereka juga terus melakukan regenerasi untuk melahirkan skaterberbakat yang akan membanggakan Indonesia.