Kutakatik Arts & Crafts: Memancing Bakat Kreatif Anak Secara Organik

Kyra Pradiono dan Raya Pradiono merupakan sepasang kakak beradik yang memiliki mimpi indah membuat tempat nyaman sekaligus bermanfaat, untuk dijadikan taman bermain bagi anak-anak usia 3 hingga 14 tahun, dalam menyalurkan bakat kreativitas mereka.

Kyra menyelesaikan pendidikan di jurusan design Universitas Pelita Harapan, sementara kakaknya, Raya, adalah lulusan design Universitas Trisakti yang pernah menjadi asisten dosen dan sempat mengambil diploma untuk pendidikan Taman Kanak Kanak. Keduanya lulusan design grafis yang sama-sama pernah bekerja di International School sebagai guru dan asisten guru. Selain itu, mereka merupakan guru tari di beberapa sekolah internasional dan Sumber Cipta. Sebelum membuat Kutakatik, Kyra sempat bekerja pada salah satu Daycare di kota Seattle Amerika, dan pernah menjadi guru di salah satu Taman Kanak Kanak bilangan Jakarta Selatan. Ini merupakan modal kuat mereka berdua untuk berbuat sesuatu bagi dunia anak Indonesia. Di mana sedari dulu Kyra dan Raya sudah sangat tertarik terhadap apapun yang berhubungan dengan anak-anak.

Hingga pada 2009 Kyra dan Raya memutuskan untuk mendirikan Kutakatik Arts & Crafts Class di rumah neneknya, tepatnya Jalan Kartika Alam 3 no 28, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Keduanya sepakat mengurai formula sederhana, bagaimana memanfaatkan barang-barang bekas seperti botol, kaleng, kardus, dan seluruh jenis material yang dapat diproduksi ulang, sebagai media untuk memancing daya kreativitas anak-anak.

Saat itu mereka menggunakan Facebook, promosi dari mulut ke mulut, hingga blogspot, untuk memberitahukan mengenai keberadaan Kutakatik. Tak lama berselang gayung pun bersambut. Satu per satu baik teman maupun orang-orang tak dikenal mulai membawa anak-anak mereka untuk menghabiskan waktu senggangnya di tempat tersebut. Dan kegiatan Kutakatik pun menuai respon yang positif, utamanya dari orang-orang Jakarta. Di mana mereka merasa akhirnya ada juga tempat berkomunitas bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat kreatifnya.

Selain menggambar, melukis, menempel, anak-anak ini diberi kiat bagaimana memanfaatkan barang bekas yang dapat dijadikan benda baru melalui cara yang efektif sehingga hasilnya bisa maksimal. Dan harapannya, anak-anak puas akan karyanya sendiri. Hal tersebut bisa memancing pemikiran bahwa tak selamanya mainan atau barang itu harus didapatkan dengan cara membeli, mereka pun bisa membuatnya sendiri. Seperti bikin mobil-mobilan, teropong, topeng, kalung, tas, dan lain sebagainya. Setiap anak juga mereka bebaskan untuk berkreativitas sesuai dengan imajinasinya masing-masing, jadi tidak harus plek plek sesuai dengan tema yang telah ditentukan.

Intinya Kyra dan Raya ingin anak-anak Indonesia tumbuh serta bergerak secara nyaman dan harmonis. Di mana Kutakatik hadir untuk mengakomodir kebutuhan tersebut. Karena bagi mereka berdua, negeri kita ini seperti kehabisan lahan bermain. Sehingga banyak orang tua yang kerap mengajak anak-anaknya untuk bermain di Mall. Dan terciptalah mindset di sebagian besar pemikiran anak-anak Indonesia, bahwa tempat bermain itu hanya ada di Mall. Sungguh sangat disayangkan.

Pastinya Kutakatik ini menawarkan kelas Arts yang berbeda dengan di sekolahan. Kutakatik adalah kelas Arts & Crafts yang lentur dan berseri-seri. Sehingga lambat laun Kutakatik oleh sebagian orang mulai dianggap sebagai komunitas bermain yang menyenangkan, bagi anak-anak yang ingin melatih kreativitasnya secara organik.

Di Kutakatik pun ada kelas Yoga untuk anak. Jadi, selain memancing bakat sekaligus minat keterampilan anak dalam membuat prakarya, mereka pun bisa belajar Yoga untuk melatih konsentrasi, bagaimana cara memusatkan pikiran agar bisa lebih peka dan fokus terhadap hal-hal positif. Selain itu, tentu saja Yoga ini sangat bermanfaat bagi kesehatan mereka. Anda tertarik untuk mengikutsertakan sang buah hati di Kutakatik? Di mana Anda juga bisa ikut serta menjadi bagian dari proses tumbuh kembang kreativitas anak Anda, karena di Kutakatik Anda bisa menyaksikan langsung proses kreativitas tersebut. Silahkan langsung cari tahu info detail mengenai Kutakatik di sini.

Foto: Instagram Kutakatik Arts & Crafts