Future 10: Komunitas Kolektif Musik Elektronik Dengan Kadar Konsisten Terapik

Kolektif dan komunitas Future 10 telah meramaikan skena dansa ria sejak pertengahan 90-an hingga hari ini. Apa yang mereka toreh, utamanya dari kakak beradik Anton Wirjono serta Hogi Wirjono sebagai penemu, menjadi penyelaras berbagai pesta musik elektronik terbaik di Indonesia selama hampir kurang lebih 25 tahun.

Dimulai dari Parkit, kemudian Bengkel Nightpark, hingga terkini, acara Future Kulture yang digelar lewat saluran Echoes di YouTube, Future 10 tetap aktif positif konsisten mewadahi kancah Rave, Acid House, dengan berbagai teman-teman baru maupun keturunannya hingga detik barusan.

Future 10 tidak tergerus waktu, api semangat baiknya menulari semua manusia pemburu musik elektronik segala zaman untuk tetap memiliki hasrat berpikir taktis, dalam menyiasati perkembangan skena mereka.

Berbekal mental yang tertempa dari acara kecil hingga level festival, Future 10 tidak hanya mencimpungkan diri di wilayah musik, kemarin mereka baru saja menyajikan Soapmaking Class dan Science of Taste dengan menampilkan para gegedugnya seperti; Oaken Lab, Ade Putri Paramadita, dan Chef Joscelyn Tan di YouTube Channel Echoes.

Sementara dari hari ke hari minggu ke minggu selama masa Pandemi, Echoes sebagai televisinya Future 10 tetap stabil memberikan sajian hiburan yang menyenangkan dan menenangkan, melalui kehadiran teman-teman disjoki dari berbagai kota besar di Nusantara.

Sungguh, sebagai komunitas kolektif musik elektronik yang sudah berjibaku sedari dulu, Future 10 menjadi salah satu pionir yang terkonsisten, apik, dan sudah pasti epik.

Mari kita berdoa agar wabah segera usai, agar dua acara sakral mereka; Back in the Days dan Turn On Plastic dapat segera hadir kembali menghibur kita semua di lantai dansa sesungguhnya.

Foto: www.instagram.com/future10_official