Vanews

Childfree adalah keputusan berani, bagaimana di mata masyarakat

childfree adalah

childfree adalah suatu kondisi dimana sebuah pasangan yang sudah menikah tidak ingin memiliki anak. Baru baru ini hal tersebut diperbincangkan oleh warganet, khususnya di Indonesia. Hal ini dikarenakan belum lama ini influencer Gita Savitri Dewi membicarakan topik tersebut ke ruang publik. Beliau juga sempat menyatakan keputusannya untuk childfree melalui sosial medianya.

childfree adalah

Childfree adalah ?

Berdasarkan kamus oxford, childfree merupakan suatu kondisi dimana pasangan yang sudah menikah memutuskan untuk tidak memiliki anak. Keputusan tersebut tentunya berangkat dari keinginan bukan paksaan atau suatu ketidakmampuan. Istilah ini sangat akrab dalam kamus feminisme yang menganggap hak perempuan sama untuk menentukan jalan hidupnya.

Feminisme sendiri merupakan sebuah gerakan yang mendukung kesetaraan gender secara kuantitatif. Maksudnya ialah wanita dan pria harus sama – sama berperan dalam urusan rumah tangga. Baik itu di dalam maupun luar rumah. Gerakan ini sangat gencar digaungkan oleh sebagian masyarakat mulai tahun 2020.

Alasan Pilih Childfree adalah?

Kembali lagi bahwa childfree adalah sebuah keputusan berdasarkan keinginan. Alasan dari keputusan tersebut pun sangat banyak dan tentu berbeda – beda sesuai dengan kondisi yang ada. Sebagai contoh alasan pasangan memutuskan untuk childfree ialah seperti ketimpangan ekonomi, jejang karir, kondisi lingkungan seperti pandemi yang tidak kunjung membaik, ataupun lainnya.

Ada pula alasan karena keadaan lain seperti resiko PHK yang tinggi, layanan kesehatan yang buruk, atau bahkan bisa juga ketidakpastian masa depan. Terlepas dari berbagai alasan yang sudah kami katakan, ada bernagai faktor lainnya yang turut mendukung. Misalnya seperti ketidaksiapan orangtua atau pasangan untuk mengasuh seorang anak.

Dampak Keputusan Childfree

Childfree adalah keputusan hidup yang mana pastinya menimbulkan dampak, baik ataupun buruk. Dampak dari keputusan ini ini tidak hanya soal keadaan lingkungan melainkan juga bisa mempengaruhi mental.

Dampak positif dari keputusan tersebut ialah berupa pengurangan rencana pengeluaran, dan karir yang masih bisa terus dikejar. Sedangkan untuk dampak negatif memang lebih banyak, salah satunya yang pasti ialah stigma negatif. Tentunya keluarga akan mendapatkan stigma negatif dari masyarakat, bahkan mungkin juga dari pihak keluarga besarnya.

Dalam segi mental, pilihan childfree juga bisa memberikan dampak negatif. Salah satunya kesepian dalam rumah tangga yang mana bisa juga menghasilkan masalah lain. Jika masalah tersebut tidak teratasi maka perceraian bisa saja terjadi dan mungkin bisa lebih buruk dari itu.

Childfree Dan Stigma Masyarakat

Mengambil keputusan childfree adalah suatu hal yang berani. Terlebih lagi jika mengingat tempat tinggal kita yang memiliki pengaruh budaya sangat besar. Sebagaimana yang telah dikatakan sebelumnya bahwa keputusan ini tentu akan mengundang stigma negatif dari masyarakat.

Budaya di Indonesia sendiri memang baik, menganggap anak sebagai suatu rezeki. Tetapi, di sisi lain anggapan tersebut pun membebani wanita karena diharuskan untuk memiliki anak ketika sudah berkeluarga. Padahal ada beberapa wanita dan pasangannya yang mengalami kesulitan, baik secara fisik, mental, ataupun kondisi keluarga dan lingkungan.

Jadi walaupun istilah ini masih baru di mata masyarakat namun tetap bisa menjadi jawaban bagi para wanita dan pasangan yang tidak ingin memiliki anak. Kembali lagi, ada banyak alasan dan kondisi yang bisa menghasilkan keputusan tersebut.

Terlepas dari pandangan childfree adalah hal yang tabu, sebagai masyarakat kita tetap harus menghargai dan mencoba memahami ketika orang terdekat mengumumkan keputusannya tersebut. Oleh karena itu, jika ingin mengambil keputusan tentang tren ini maka harus dipertimbangkan dengan matang.

Vantage

Met Gala 2021 Fakta-fakta Menarik Dibalik Kemegahannya

Previous article

Verawaty Fajrin, Legenda Bulu Tangkis Yang Kini Harus Melawan Penyakit Ganas

Next article

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *