VanewsMusic

Baru Berulang Tahun ke-10, 5 Seconds of Summer Kena Tuntut Perusahaan Manajer Lama

5 Seconds of Summer

Belum lama ini, tepatnya 3 Desember 2021, band pop-rock asal Australia 5 Seconds of Summer (5SOS) baru saja genap memasuki usia satu dekade.

Kabar menyenangkan tersebut langsung ditepis oleh perusahaan manajer lama mereka, YM&U Group.

Baca juga: Genap Satu Dekade, 5 Seconds of Summer Hadirkan Sejumlah Kejutan

Biasanya kasus yang umum terjadi pada suatu band adalah hak cipta yang dilakukan oleh musisi lain. Namun, YM&U Group melakukan gugatan terhadap pelantun lagu She Looks So Perfect itu karena tuduhan melanggar kontrak.

Melalui pengacara hukum Howard King dan Stephen Rothschild, YM&U Group menuntut nilai ganti rugi sebesar 2,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 35,5 miliar.

Dokumen pengadilan yang dilaporkan oleh Billboard, disebutkan bahwa 5 Seconds of Summer tidak memberikan keuntungan yang didapatkan dari apa yang telah disepakati sebelumnya.

Keuntungan yang dimaksud adalah kontrak senilai 10 juta dollar AS (sekitar Rp 142 miliar) dengan label musik bernama BMG dan kontrak bersama Bravado International Group untuk merchandise senilai 1,5 juta dollar AS (sekitar Rp 21,3 miliar).

YM&U menilai kerja sama yang dilakukan 5SOS bersama BMG dan Bravado International Group berhasil karena bantuan pihak mereka. Pihak YM&U mengklaim seharusnya mereka juga mendatkan keuntungan.

Baca juga: Tanggapan Niravana Terkait Kasus Hukum Sampul Album Nevermind

Seluruh member band, yaitu Luke Hemmings, Calum Hood, Ashton Irwin, dan Michael Clifford masuk kedalam daftar gugatan.

Tidak berhenti sampai di situ, gugatan juga diberikan kepada sang manajer lama mereka yaitu Benjamin Evans dan tim divisi turing 5 Seconds of Summer juga tak luput dari gugatan YM&U Group.

Benjamin Evans disebut sebagai pendorong 5SOS melakukan segala tindakan yang dituntut oleh YM&U. Benjamin sendiri sebenarnya adalah road manager lama dari band asal Australia tersebut, namun kembali menjabat karena 5SOS keluar dari YM&U.

Diketahui, 5 Seconds of Summer bergabung bersama YM&U Group sejak Februari hingga September 2021. Perusahaan itu menuduh band berbagung bersama BMG dan memutus kontrak secara mendadak.

Sejauh ini, belum ada tanggapan sama sekali dari pihak 5 Seconds of Summer maupun Benjamin Evans. Mari kita nantikan saja perjalanan kasus ini, dan semoga keduanya mendapatkan solusi yang adil bagi kedua belah pihak.

Mahesa Jenar

3 Peraturan Fashion Remaja Gemuk agar Terlihat Ramping

Previous article

Catat! Marvel Hadirkan Beragam Film di Tahun 2022

Next article

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *